Warga daftar jadi relawan FPI bantu Rohingya capai 10 ribu

PERISTIWA | 8 September 2017 14:10 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Warga yang mendaftar menjadi relawan jihad Front Pembela Islam (FPI) untuk membantu muslim etnis Rohingya, hingga kini terus bertambah. Sejak dibuka Sabtu (2/9) akhir pekan lalu, sudah sepuluh ribu warga mendaftar.

"Sepuluh ribu pendaftar dari tujuh wilayah," kata juru bicara FPI Slamet Maarif saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (8/9).

Sepuluh ribu pendaftar itu berasal dari Pasuruan (Jawa Timu), Aceh, Banten, Klaten (Jawa Tengah), Poso (Sulteng), Sumsel, dan Jakarta. Para pendaftar nantinya bakal menjalani seleksi di FPI pusat untuk diberangkatkan sebagai relawan kemanusiaan sampai tenaga medis dan lainnya.

"Tahaf pertama sedang dalam penyeleksian, untuk gelombang 1 kita akan kirim 1.000 personel," kata Slamet.

Tak hanya FPI, berbagai aksi solidaritas digelar seluruh lapisan masyarakat Indonesia atas serangan membabi buta tentara maupun sipil terhadap etnis Rohingya di Maungdaw Rakhine State Myanmar. Aksi solidaritas masyarakat di tanah air itu berupa demonstrasi di Kedubes Myanmar maupun mengumpulkan sumbangan.

Bahkan, hari ini sejumlah massa berencana melakukan aksi sebagai bentuk solidaritas terhadap etnis Rohingya di Candi Borobudur. Aksi itu rencananya diikuti puluhan ribu massa.

Baca juga:

Aksi bela Rohingya lahirkan Piagam Borobudur

Ribuan peserta aksi solidaritas Bela Rohingnya salat gaib di Masjid An Nuur

Pengungsi Rohingya di Medan menangis doakan kerabatnya

Polisi cegah ratusan kendaraan peserta aksi Rohingya menuju Borobudur

Rencana aksi bela Rohingya di Borobudur, pintu masuk Magelang diperketat

Polisi jaga ketat Masjid An Nuur Magelang, titik kumpul aksi Rohingya

Dunia berharap Indonesia bantu atasi tragedi kemanusiaan Rohingya

(mdk/gil)