Warga Geruduk Kafe di Garut Gara-gara Gelar Pesta Kembang Api

Warga Geruduk Kafe di Garut Gara-gara Gelar Pesta Kembang Api
PERISTIWA | 10 Agustus 2020 01:34 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Ratusan warga Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (9/8) malam menggeruduk sebuah kafe yang ada di kawasan Jalan Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Di sana mereka membubarkan kegiatan pesta kembang api yang digelar oleh pengelola kafe tersebut.

Salah seorang warga sekitar kafe, Angga (29) menyebut bahwa dirinya bersama warga lainnya keberatan dengan kegiatan yang dilakukan oleh pengelola kafe tersebut. “Masa di tengah pandemi Covid-19 gini malah menggelar pesta kembang api. Otaknya ditaruh dimana,” ujarnya.

Angga menyebut bahwa pengelola kafe sendiri diketahui memiliki izin dari kepolisian sehingga akhirnya berani menggelar kegiatan yang dihadiri oleh sejumlah artis sinetron itu. Ia sendiri mengaku heran kenapa izin tersebut bisa didapatkan oleh pengelola kafe.

Ia menjelaskan bahwa aksi penggerudukan oleh warga adalah puncak dari kekesalan terhadap pengelola cafe. Sebelumnya, warga diam saat selama PSBB (pembatasan sosial berskala besar) diterapkan di Garut cafe tersebut masih membuka layanan di tempat.

“Awalnya kita berharap agar aparat berwenang membubarkan, tapi ternyata hanya sekali saja. Sekarang, di masa AKB, dimana warga Garut yang positif Covid-19 terus bertambah ini malah pesta kembang api, ya tentunya kami mengambil tindakan sendiri akhirnya,” jelasnya.

Selama ini sendiri, menurut Angga, kegiatan di cafe tersebut mengganggu warga sekitar. Apalagi posisi cafe berdekatan dengan madrasah bahkan masjid. “Tuntutan dari warga agar menutup tempat tersebut,” tegasnya.

Terkait izin kegiatan dari pihak kepolisian, Kapolsek Tarogong Kidul saat dihubungi melalui sambungan telepon belum memberikan respon. Namun dari informasi yang dihimpun dari salah satu sumber di kepolisian, kegiatan tersebut memang mendapatkan izin.

Sementara itu, Komandan Koramil Tarogong, Kapten Infanteri Dedi Saepuloh menyebut bahwa pihaknya selaku Muspika Kecamatan Tarogong Kidul mengaku bahwa pihaknya tidak memberikan rekomendasi izin untuk kegiatan tersebut. “Saya tidak merekomendasikan,” katanya. (mdk/gil)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami