Warga Korban Bencana Puting Beliung di Kota Batu Bersihkan Rumah

PERISTIWA | 22 Oktober 2019 16:15 Reporter : Darmadi Sasongko

Merdeka.com - Korban bencana angin puting beliung di Kota Batu, Jawa Timur sebagian mulai membersihkan rumah masing-masing. Warga membersihkan seisi rumah yang dipenuhi debu dan material akibat angin puting beliung.

Tampak warga membersihkan kursi tamu dan perabot lain dengan dijemur di depan rumah. Lantai dan dinding rumah terlapisi debu yang berusaha dibersihkan.

"Ini bersih-bersih rumah yang kemasukan debu. Plafon yang kemasukan belum, yang bawah-bawah dulu. Kamar-kamar belum. Ini sudah dapat dua karung," kata Suliono, warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu di rumahnya, Selasa (22/10).

Suliono memperkirakan butuh waktu dua sampai tiga hari untuk bersih-bersih rumahnya. Padahal rumahnya tergolong ringan, lantaran hanya kemasukan debu yang melewati lubang-lubang rumah.

"Dalam dua atau tiga hari ini, terpenting debu-debu dibersihkan dulu," katanya.

Rumah Suliono tidak sampai mengalami kerusakan parah seperti yang dialami para tetangga. Rata-rata genting rumah mereka berserakan terbawa angin.

Tetangga Suliono selamat akibat bencana tersebut. Kerusakan yang dialami berupa kerusakan fisik, termasuk tiang listrik dan pohon roboh.

Suliono dan hampir seluruh tetangganya mengungsi dalam tiga hari terakhir setelah angin puting beliung menghantam desanya. Sebagian warga hingga saat ini juga masih berada di pengungsian.

"Kemarin semua mengungsi, sebagian sudah pulang. Ada yang numpang ke keluarga, di kantor desa dan kantor kecamatan," ungkapnya.

Pantauan mereka.com di lokasi, terlihat sepanjang jalan sisa-sisa kerusakan sudah dipinggirkan. Genting sejumlah rumah dan fasilitas umum juga mulai dibenahi pemilik. Aliran air berangsur normal, begitu pun listrik PLN juga sudah kembali menyala.

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kota Batu Ahmad Choirul Rokhim mengatakan, jumlah warga yang masih berada di lokasi pengungsian sebanyak 668 jiwa. Pengungsi yang menempati Rumah Dinas Wali Kota sejumlah 143 orang, Balai Desa Tulungrejo sebanyak 183 orang, Balai Desa Sidomulyo sejumlah 138 orang, Balai Desa Punten sebanyak 181 orang dan Balai Desa Sumbergondo sebanyak 23 orang.

Jumlah personel di posko PB BPBD sebanyak 20 orang, dengan dibantu para relawan yang datang dari berbagai unsur.

"Kami fokus pada kaji cepat dampak dan kerusakan untuk memastikan apakah pengungsi masih harus bertahan di pengungsian atau sudah diperbolehkan pulang," katanya.

Tim di lapangan sedang melakukan pendataan kerusakan dan kerugian pasca bencana, selain juga melakukan pembersihan. Jumlah kekuatan di lapangan sebanyak 150 orang.

Dapur umum di Posko PB BPBD sampai saat ini masih terus aktif mengolah kebutuhan logistik untuk para pengungsi. Segala bentuk bantuan didistribusi ke posko-posko pengungsi.

Baca juga:
Khofifah Jamin Ketersediaan Bantuan bagi Pengungsi Puting Beliung di Batu
VIDEO: Rumah Wali Kota Jadi Tempat Pengungsian Korban Puting Beliung di Batu
Satu Warga Meninggal dan 20 Bangunan Rusak Akibat Puting Beliung Landa Kota Batu
Ribuan Warga Kaki Gunung Arjuno di Batu Diungsikan Akibat Angin Puting Beliung
Warga Kaki Gunung Arjuno Diungsikan Akibat Angin Puting Beliung
Tertimpa Pohon Tumbang, PNS di Cianjur Terluka

(mdk/cob)