Warga Puncak Papua Dilanda Hujan Es, Suhu Udara Terasa Seperti di Eropa

PERISTIWA | 22 November 2019 10:14 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Warga Kabupaten Puncak Papua kini merasakan kembali hujan es. Fenomena langka ini kembali terjadi setelah terjadinya kemarau yang panjang di Indonesia. Suhu udara di kabupaten Puncak-pun kini layaknya di Eropa, yaitu 2 derajat celcius.

Bupati Puncak Willem Wandik mengatakan, hujan es bagi orang pengunungan Papua merupakan berkah yang harus disyukuri.

"Kami masyarakat pegunungan sangat bergembira, kami mengucapkan syukur kepada Tuhan. Setelah mengalami musim kemarau kepanjangan, hujan es turun kembali di kabupaten kami. Ini merupakan pertanda baik, berkah dari alam memberikan tanda kebaikan," kata Willem Wandik kepada wartawan, Jumat (22/11).

1 dari 2 halaman

Suhu Terasa di Eropa

Dia mengaku mendapat banyak laporan dari warga yang sangat antusias untuk mengabadikan fenomena hujan es ini.

"Fenomena ini momentum yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat kabupaten Puncak yang berada di belakang pegunungan Carstensz. Sekarang suhunya sudah pasti terasa seperti di Eropa, sangat dingin," ungkapnya.

Willem mengatakan sudah melakukan langkah cepat untuk antisipasi pasca-hujan es tersebut dengan menyiapkan stok makanan dan obat-obatan untuk masyarakat.

"Kita sudah antisipasi semua agar masyarakat tetap kondusif," jelasnya.

2 dari 2 halaman

Puncak Kabupaten Tertinggi

Kabupaten Puncak terletak di kawasan tertinggi di Indonesia. Kabupaten ini terletak di antara ketinggian 1.500 hingga 4.000 meter di atas permukaan laut. Satu-satunya alat transportasi adalah melalui jalur udara. Kota Ilaga merupakan salah satu pintu masuk menuju Puncak Carstensz, Gunung tertinggi di Indonesia.

Sebelumnya, peralihan musim atau masa pancaroba diprediksi akan mulai terjadi pada Oktober hingga November 2019. Hal itu disampaikan oleh pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi saat peralihan musim. (mdk/ray)

Baca juga:
Angin Kencang Kembali Terpa Warga Kaki Gunung Arjuno
Air Pasang Capai Puncaknya, Jalan Darurat Membentang di Alun-alun St. Mark
Gelombang Pasang Tertinggi dalam 50 Tahun Landa Venesia
Puting Beliung Hantam 3 Desa di Banyuasin, 82 Rumah Hancur
Hujan Angin di Garut Buat Pohon Tumbang dan Menimpa Kantor Wabup

TOPIK TERKAIT