Warga Tangerang yang Ditendang Polisi Ternyata Pakai Motor Curian

PERISTIWA | 1 September 2019 13:32 Reporter : Kirom

Merdeka.com - Satreskrim Polres Kota Tangerang menyelidiki sindikat jual beli kendaraan hasil kejahatan yang dilakukan dengan sistem online. Langkah itu merupakan pengembangan dari penangkapan AP (20) saat Operasi Patuh Kalimaya 2019 beberapa waktu lalu.

Saat itu, AP kedapatan mengendarai motor RX King tanpa dilengkapi surat resmi. AP juga mengaku membeli motor bodong itu secara online.

"Kami lakukan pendalaman dan dipastikan motor RX King itu bodong diduga kuat hasil kejahatan," kata Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, Minggu (1/9).

AP adalah pengendara sepeda motor yang videonya viral lantaran ditendang petugas Satlantas Polres Kota Tangerang saat razia di Jalan Raya Cibadak.

AP masih diperiksa untuk menelusuri jaringan jual beli sepeda motor curian, yang diakui berasal dari pembelian online. AP, lanjut Sabilul, berpotensi menjadi tersangka penadah barang hasil curian.

"Sudah dibentuk tim khusus yang akan menelusuri kasus itu. Masyarakat yang mengetahui informasi terkait hal itu untuk menyampaikan kepada petugas," terang Sabilul.

Dia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati saat akan membeli kendaraan roda empat atau roda dua. Menurutnya, masyarakat harus memastikan kendaraan yang dijual dalam kondisi prima dan dilengkapi surat resmi dan keasliannya.

"Dan seharusnya tidak membeli kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi," sarannya.

Baca juga:
Kronologi Polisi Tendang Pemotor Hingga Jatuh di Tangerang
Viral Video Polisi Tendang Pemotor di Tangerang
Ogah Ditilang, Pengendara dan Polisi di Palembang Saling Rekam Saat Berdebat
Polisi Gelar Razia Operasi Patuh Jaya 2019 di Kebon Nanas
Dua WNA Sudan Terjaring Operasi Patuh Jaya di Tangerang
Mulai Hari Ini, Operasi Patuh Jaya 2019 Digelar

(mdk/cob)