Waria Tewas Membusuk dalam Salon di Kabupaten Bekasi, Diduga Dibunuh Orang Dekat

Waria Tewas Membusuk dalam Salon di Kabupaten Bekasi, Diduga Dibunuh Orang Dekat
Evakuasi waria diduga korban pembunuhan di Bekasi. ©2022 Merdeka.com/Istimewa
NEWS | 6 Oktober 2022 01:00 Reporter : Enriko

Merdeka.com - Seorang waria ditemukan tewas di dalam salon kecantikan di Kampung Sukamantri, Desa Sukaraya, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Korban diduga dibunuh orang dekatnya.

Berdasarkan informasi dihimpun, korban berinisial NTN (50) alias Tante Butet. Dia diduga sudah meninggal dunia sekitar enam hari yang lalu sebelum akhirnya ditemukan warga pada Senin (3/10) kemarin.

Polisi menduga NTN merupakan korban pembunuhan, karena saat jasadnya ditemukan, salon yang berlokasi di Jalan Pilar Sukatani RT06 RW01 itu dalam kondisi terkunci dari luar.

"Pihak kepolisian mengambil kesimpulan dugaan sementara bahwa korban telah dibunuh," ucap Kapolsek Cikarang Kompol Mustakim saat dihubungi, Rabu (5/10).

2 dari 3 halaman

Ditemukan Pemilik Bangunan

Jasad NTN ditemukan ketika pemilik tempat yang disewanya mencium bau busuk menyengat. Saat ditelusuri, aroma tak sedap itu berasal dari salon "Tagina", milik korban.

Hawanudin Bukhori (45), pemilik tempat yang disewa korban berusaha membuka pintu salon, namun terkunci rapat dari luar. Dia kemudian membuka paksa pintu salon dan terkejut ketika melihat korban sudah tergeletak di samping kasur.

"Posisi korban yang meninggal dan berada di dalam salon, sedangkan posisi pintu terkunci tergembok dari luar. Diduga setelah korban dibunuh, kemudian dikunci digembok dari luar oleh pelaku," jelas Mustakim.

3 dari 3 halaman

Polisi Buru Terduga Pelaku

Polisi menduga pembunuhan ini dilakukan oleh orang yang dekat dengan korban. Saat ini petugas masih mengejar orang dekat korban yang dicurigai sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

"Masih memburu seseorang yang diketahui dekat dengan korban yang diduga dan dicurigai sebagai pelaku dari pembunuhan tersebut," ucapnya.

Pihak kepolisian sampai saat ini juga masih menunggu hasil autopsi jasad korban di Rumah Sakit Polri Kramatjati. Karena ketika ditemukan, petugas kesulitan mengidentifikasi lantaran tubuh korban sudah membusuk.

"Karena sudah lama membusuk, dugaannya sekitar lima atau enam hari, kami sulit melihat ada luka atau tidak. Masih kami tunggu hasil otopsi," ungkapnya.

(mdk/yan)

Baca juga:
Jurnalis Filipina Pengkritik Presiden Marcos Tewas Ditembak
Miris, Seorang Ibu di Sragen Tega Bunuh Anak Kandung Sendiri karena Malu
Seorang Nenek di Sragen Bunuh Anaknya Pakai Cangkul dan Batu
Polisi Tembak Buronan Otak Pelaku Pembunuhan Sales Mobil di Sumut
Buron Dua Tahun, Tersangka Pembunuhan di Deli Serdang Ditembak Polisi
Ucapan Terakhir Petugas Dishub Makassar usai Ditembak: Terdengar La Ilaha Ilallah

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini