Wiranto Isyaratkan Tolak Surat Permintaan Penangguhan Penahanan Kivlan Zen

PERISTIWA | 13 Juni 2019 16:08 Reporter : Tim Merdeka

Merdeka.com - Pengacara Kivlan Zen mengaku telah mengirimkan surat permintaan penangguhan penahanan untuk kliennya ke sejumlah Menteri dan Perwira Tinggi TNI. Salah satunya pada Menko Polhukam Wiranto.

Menanggapi ini, Wiranto mengatakan, belum membaca surat tersebut. Bahkan dia belum menerimanya.

"Saya belum baca ya. Belum tahu, (suratnya) belum sampai ke saya," ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Kamis (13/6).

Namun, dia memberikan sinyal agar pihak Kepolisian tetap melanjutkan hukum.

"Tapi kembali tadi bahwa kemarin sudah saya tegaskan bahwa biar lah proses hukum itu berlanjut, biar saja. Jadi kita kan sudah sepakat bahwa kita akan melakukan tindakan tegas, lugas, tanpa pandang bulu untuk siapa pun yang kita anggap kita duga melakukan pelanggaran hukum pada tingkat apapun, jenis apapun," jelas Wiranto.

Dia menegaskan, proses ini masih panjang. Karenanya, belum bisa mengungkapkan siapa dalang kerusuhan yang utama.

"Maka silakan Kepolisian melanjutkan proses penyelidikan, penyidikan sampai tuntas. Karena ini masih panjang, makanya tuntutan kepada saya untuk mengumumkan dalang kerusuhan terlalu prematur ya," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengacara Kivlan Zen, Tonin Tachta mengatakan, pihaknya mengajukan surat penangguhan penahanan untuk kliennya ke sejumlah Menteri dan Perwira Tinggi TNI.

Dia menegaskan, adapun Menteri dan Pati yang dimaksud di antaranya, Menko Polhukam, Menteri Pertahanan. Kemudian Pangkostrad sampai Danjen Kopassus.

Reporter: Putu Merta Surya Putera

Sumber: Liputan6.com

(mdk/ian)

TOPIK TERKAIT