Wiranto Pimpin Rapat Evaluasi Persiapan Pemerintahan Jokowi Periode Kedua

PERISTIWA | 19 Juli 2019 11:48 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menko Polhukam Wiranto hari ini menggelar rapat terbatas tingkat menteri di kantornya. Adapun yang dibahas pencapaian dan evaluasi jelang berakhirnya pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi periode pertama.

Turut hadir, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menkum HAM Yasonna H Laoly, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius, Menkominfo Rudiantara dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

"Hari ini kita menggelar rapat koordinasi, membahas berbagai kondisi terkini, yang tentu bersangkut paut dengan masalah polhukam yang menjadi prioritas kita. Sebelumnya saya ingin menjelaskan bahwa Periode pemerintahan Presiden Jokowi yang pertama, hampir berakhir, dalam hal ini rencana strategis pembangunan jangka pendek dan jangka sedang sudah dilaksanakan dan kita juga terlibat di dalamnya," ucap Wiranto membuka rapat di kantornya, Jakarta, Jumat (19/7).

Dia menuturkan, bersyukur bahwa pembangunan berjalan baik, ditandai dengan angka pertumbuhan ekonomi masih stabil di tengah kondisi dunia yang tidak bersahabat. Yang juga bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi nasional.

"Namun itu tentunya tidak terlepas dari bagaimana kita menjaga stabilitas keamanan nasional, stabilitas politik, dan kondisi hukum nasional. Tidak mungkin pembangunan bisa berjalan di suatu negara, padahal stabilitas keamanan tidak berjalan dengan baik. Kenyataannya memang akhir akhir ini kita menghadapi cukup banyak kondisi rawan yang mengancam stabilitas keamanan nasional," jelas Wiranto.

Dia mencontohkan, bagaimana banyak peristiwa seperti aksi 411, 212, aksi-aksi terorisme. Kemudian juga agenda Pemilu serentak, sampai kasus 21-22 Mei lalu.

"Ini sebenarnya suatu bagian dari ancaman, gangguan, hambatan dalam rangka pembangunan nasional yang telah dilakukan pemerintah di bawah Presiden Joko Widodo. Dan kita syukur bahwa semua kondisi rawan itu dapat kita atasi dengan baik, dapat kita kendalikan. Sehingga stabilitas keamanan nasional masih dapat menunjang pembangunan nasional baik pembangunan ekonomi, maupun politik nasional," ungkap Wiranto.

Dia juga menyampaikan, semua bisa dikerjakan dengan baik, lantaran adanya satu koordinasi yang baik. Dukungan dari semua kementerian lembaga yang tergabung dalam koordinasi Kementerian Politik, Hukum dan Keamanan.

"Dan tentunya saya merasa ini juga berkat hasil kerja keras, kerja sungguh-sungguh teman-teman di kementerian-lembaga, yang telah melakukan satu langkah yang cepat, terarah, terencana, dan cukup tegas mengatasi kondisi rawan itu. Kita ambil contoh misalnya, beberapa kondisi rawan yang kita," tukasnya.

Karenanya, masih kata dia, dirinya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak telah memberikan informasi akurat sehingga mampu untuk merencanakan aksi yang dilakukan oleh kementerian-lembaga untuk mengatasi berbagai situasi rawan beberapa waktu lalu.

"Saya kira semua memberikan andil dalam rangka kita membangun stabilitas keamanan yang akhirnya pada tahun ini kita hampir mengakhiri periode pertama bapak Jokowi-JK," tukasnya.

Meski demikian, lanjut dia, ini tentu belum selesai karena pasti akan ada terus ada ancaman gangguan dan tantangan keamanan dan berbagai skala yang dihadapi.

"Oleh karena itu menjelang berakhirnya periode pertama ini kita mencoba untuk melakukan satu evaluasi lengkap untuk mengantarkan pemerintahan Pak Jokowi periode kedua. Tetap berorientasi bahwa apa yang kita lakukan tetap bisa menjaga stabilitas nasional, baik stabilitas politik, stabilitas keamanan, maupun penegakan hukum," jelas Wiranto.

Menurut dia, ini penting dibahas agar program pembangunan kemarin yang berorientasi dengan infrastruktur akan dilanjutkan dengan peningkatan SDM berkualitas.

"Oleh karena itu, pada hari ini kita akan membahas cukup banyak hal agar semua kondisi yang ada di negeri ini dapat kita pantau dengan baik. Saya juga harapkan bahwa dengan kegiatan kegiatan kita yang terencana, terarah, dan baik ini kan terus menjamin bahwa demokrasi di Indonesia yang masih harus terus tumbuh dan berkembang dapat terjaga dengan baik," pungkasnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Presiden Jokowi Lepas Kontingen Pramuka ke Virginia
Soal Blok Masela, Jokowi Pastikan Tenaga Kerja dan Produk Indonesia Mendominasi
Presiden Jokowi Lepas Kontingen Gerakan Pramuka Indonesia ke AS
Jokowi Bentuk Komando Operasi Khusus Gabungan 3 Matra TNI
Kekalahan Jokowi di Basis Golkar Dinilai Bakal Pengaruhi Dukungan ke Airlangga
Kalau Perlu, Jokowi Akan Jemput WNI Korban Perdagangan Orang

(mdk/eko)