Wisma Atlet Sumut Resmi Jadi Penginapan Tenaga Medis Covid-19

Wisma Atlet Sumut Resmi Jadi Penginapan Tenaga Medis Covid-19
PERISTIWA | 5 Juni 2020 02:03 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Wisma Atlet Pemprov Sumut resmi difungsikan sementara waktu untuk penginapan para tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bertugas di rumah sakit rujukan Covid-19 mulai Kamis (4/6). Sedikitnya 130 tenaga medis akan ditempatkan di gedung yang ada di Jalan Willem Iskandar Pancing, Deli Serdang, itu.

"Hari ini saya melihat langsung kesiapan Wisma Atlet Pemprov Sumut untuk tempat istirahatnya para dokter dan tenaga medis yang bertugas di rumah sakit rujukan kita. Saat yang ini sedang beroperasi adalah RS GL Tobing dan RS Martha Friska," kata Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, R Sabrina, saat meninjau langsung kesiapan Wisma Atlet Pemprov Sumut.

Sabrina meninjau langsung kamar-kamar yang ada di sana dan melihat kelengkapan yang ada di dalamnya. "Menurut saya itu semua sudah memadai dan fasilitasnya layak seperti hotel. Secara keseluruhan ada 100 kamar yang disiapkan. Satu kamar akan diisi oleh dua orang tenaga medis," jelasnya.

Dia berharap para tenaga medis dan tenaga kesehatan bisa beristirahat dengan tenang dan nyaman di Wisma Atlet. Dengan begitu mereka bisa lebih fokus dan maksimal lagi dalam menangani pasien Covid-19.

Pemanfaatan Wisma Atlet untuk para tenaga medis dan tenaga kesehatan ini juga dalam rangka efisiensi anggaran. "Kita punya fasilitas, kenapa tidak kita manfaatkan? Sebelumnya memang Wisma Atlet belum siap, sehingga baru hari ini bisa dioperasikan," papar Sabrina.

Sebelum meninjau kamar demi kamar, Sabrina bersama puluhan anak yatim di sekitar lokasi Wisma Atlet memanjatkan doa atas peresmian beroperasinya fasilitas itu. Mereka juga berdoa agar pandemi Covid-19 ini cepat berakhir.

sekdaprov r sabrina tinjau kesiapan wisma atlet pemprov sumut

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Sumut, Baharuddin Siagian, menambahkan Wisma Atlet awalnya disiapkan untuk atlet yang akan berlaga di PON 2024. Namun mengingat kondisi pandemi Covid-19, fasilitas itu terlebih dahulu dipakai untuk kepentingan para pejuang kesehatan.

Untuk penerapan protokol kesehatan di Wisma Atlet, Dinas Pemuda dan Olahraga akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk melatih dan mengarahkan pada para petugas yang ada di sana. "Sehingga mereka pun bisa aman, dan ini benar-benar saya ingatkan kepada mereka semua pelayanan harus tetap menerapkan protokol kesehatan," tegasnya.

Salah seorang tenaga kesehatan yang bertugas di RS GL Tobing, Sri Wahyuningsi Lubis mengaku senang dipindahkan dari hotel ke Wisma Atlet. "Saya pribadi lebih suka di sini. Di sini lebih lebar dan lebih nyaman, kalau di hotel kan terbatas. Harusnya dari awal saja kami ditempatkan di sini," ungkapnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Update Pasien RS Darurat Wisma Atlet Per 4 Juni
Jumlah Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Berkurang 15 Orang
Pagi Ini, Wisma Atlet Catat Rawat 685 Pasien Positif Covid-19, Berkurang 79 Orang
Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet Berkurang 95 Orang
Datangi Wisma Atlet, Ketua Gugus Tugas Cek Menu Makanan untuk Pasien Covid-19
Jubir Gugus Tugas Covid-19 Gambarkan Kondisi RS Darurat Wisma Atlet

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Gerak Cepat Jawa Barat Tangani Corona - MERDEKA BICARA with Ridwan Kamil

5