WN Australia ditemukan tewas tenggelam di Pantai Lovina Bali

PERISTIWA | 10 Oktober 2014 09:00 Reporter : Gede Nadi Jaya

Merdeka.com - Seorang WN asing ditemukan warga tewas mengambang di Pantai Lovina, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (9/10) malam. Korban diketahui merupakan WN Australia ini baru dapat dievakuasi ke tepian sekitar pukul 03.00 WITA, Jumat (10/10) dini hari dengan menggunakan jaring nelayan.

Korban kali pertama ditemukan oleh seorang nelayan Pantai Lovina, saat akan menaikkan jaring yang terseret arus. Tingginya gelombang membuat proses evakuasi ini sedikit lambat.

Korban yang hanya menggunakan celana pantai ini belakangan diketahui bernama Koeck Leonhard (65). Berdasarkan data yang berhasil dihimpun korban menginap di The Lovina Hotel, kamar E06.

Informasi sementara, korban sempat dilaporkan oleh pihak hotel lantaran diketahui pergi ke pantai sejak pukul 14.00 WITA, kemarin (9/10), namun hingga pukul 18.30 WITA belum juga kembali ke hotel.

"Dia memang berlibur dan menginap untuk 4 hari di hotel. Biasanya selalu ke pantai siang hari dan sore jam 4 sudah kembali," terang salah seorang karyawan Hotel The Lovina Hotel, tempat korban menginap.

Beny Harjanto, Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Ketut Andnyana Tunggal Jaya menjelaskan, setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa ke RSUD Buleleng untuk dilakukan autopsi. "Kami sedang dalami insiden kejadian ini. Data sementara korban tewas tenggelam, sejauh ini belum ditemukan adanya luka kekerasan. Sabar dulu yah, masih tunggu hasil otopsi dan penyidikan lebih lanjut," jelasnya, Jumat (10/10) via telepon, dan memastikan telah menghubungi Konjen Australia di Bali.

Pihak RSUD Buleleng dihubungi pagi tadi, mengaku belum bisa melakukan autopsi kurangnya peralatan dan tenaga ahli. Dimungkinkan korban akan dirujuk ke RSUP Sanglah di Kota Denpasar.

"Korban dalam proses rujuk ke Sanglah, supaya disana di autopsi, karena disini tidak bisa melakukan autopsi. Kami disini cuma mengecek kondisi korban saja. Tapi dari hasil pemeriksaan yang kami lakukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan," ujar dr Niko yang memeriksa korban, di Ruang Jenasah RSUD Kab. Buleleng, Jumat (10/10). (mdk/hhw)

Baca juga:

Pelajar yang hilang di pantai Cilacap ditemukan

Lagi asyik mancing, tubuh Sura hilang terseret ombak 3 meter

Asyik main di pantai, pelajar Cilacap hilang digulung ombak

Jasad WN Tiongkok ditemukan tenggelam di Pantai Nusa Dua Bali

Pemancing ditemukan tewas di sungai, mayatnya dimakan kepiting

Langgar peringatan, bule Swiss tersapu ombak pantai selatan, DIY

Berenang kejauhan, WN Afrika tewas tenggelam di Pantai Prerenan

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.