WNI eks ISIS di Suriah Menyesal & Ingin Pulang, ini Kata Pemerintah Indonesia

PERISTIWA | 24 Juni 2019 15:24 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Sejumlah warga negara Indonesia (WNI) yang dulu bergabung dalam kelompok ISIS dan telah menetap di wilayah konflik Suriah berkeinginan kembali ke Indonesia. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan pemerintah belum menentukan sikap atas persoalan tersebut.

"Harus dirapatkan pasti dari berbagai sisi. Dari sisi Kemenko Polhukam, dari sisi Ketenagakerjaan, dari sisi Kementerian Sosial dan seterusnya. Belum dirumuskan," jelasnya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (24/6).

Menurut mantan Panglima TNI ini, pemulangan WNI yang tergabung kelompok ISIS tidak bisa dilakukan secara parsial. Perlu juga ada pendampingan dan pemantauan serius dari lembaga pemerintah.

"Jadi harus ada pendampingan, pemantauan. Jadi nggak segampang plek," ucap dia.

Moeldoko belum bisa memastikan hal ini. Dia menyebut, perlu ada pembahasan khusus di tingkat Kemenko Polhukam.

"Ya jadi itu dari jajaran Menko Polhukam, Menko Kesra, terus Tenaga Kerja. Jadi bukan memindahkan barang ini, memindahkan persoalan," tegasnya.

(mdk/ian)

TOPIK TERKAIT