Yakin hidup lagi, mayat ibu disimpan anak di rumah dukun Soppeng

PERISTIWA | 7 Agustus 2014 10:46 Reporter : Indra Komara Nugraha

Merdeka.com - Sesosok mayat ditelantarkan di rumah salah seorang dukun di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, selama 11 bulan. Kasus itu menghebohkan warga setempat. Tapi kini kasus penelantaran mayat itu mulai terungkap ketika keluarga si mayat melaporkan kasus tersebut ke Polres Soppeng.

Kejadian ini berawal saat mayat yang diketahui bernama Hajah Asma (40) berobat ke dukun bernama Marhabang (41) untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya sekitar bulan September 2013 silam. Tapi pengobatan itu tidak menunjukkan perubahan pada penyakit yang diderita. Tidak lama berobat ke rumah dukun di Lingkungan Mangkawani, Kelurahan Bila, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, Asma justru meninggal.

Setelah mengetahui Ibunya meninggal, keluarga termasuk anaknya bernama Irma dan haji Lunrung justru tidak lekas mengubur jenazah sang ibu. Keluarga yang juga menjaga Asma justru membiarkan jenazah di rumah dukun lantaran mereka percaya bahwa jenazah sang ibu kelak akan hidup kembali.

Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel, Komisaris Besar Endi Sutendi membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, ketika Asma mengembuskan napas terakhirnya sang dukun sedang tidak berada tempat.

"Waktu ibunya meninggal si dukun tidak ada di tempat, setelah meninggal keluarga tidak mengambil jenazah dan menganggap arwah sang ibu akan kembali hidup tapi tanpa sepengetahuan sang dukun," katanya saat dikonfirmasi merdeka.com, kamis (7/8).

Peristiwa yang menggegerkan warga Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, itu akhirnya terendus setelah keluarga lainnya menanyakan kondisi Asma ke keluarga yang menunggu Asma di rumah dukun. Ketika keluarga menyatroni rumah dukun, ternyata Asma sudah tidak bernyawa dan sudah dibiarkan selama 11 bulan dengan kondisi tinggal tengkorak, tulang belulang dan rambut.

Laporan terkait kejadian langka ini dilaporkan senin (4/7) kemarin ke Polres Soppeng. Hingga saat ini kepolisian setempat masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keluarga dan dukun yang menyembunyikan mayat Asma. Sementara jenazah hj Asma saat ini sudah dikebumikan di Bone.

(mdk/hhw)

TOPIK TERKAIT