Youtuber Kimi Hime Hapus Konten Vulgar, Kemenkominfo Anggap Kasus Selesai

PERISTIWA | 2 Agustus 2019 14:23 Reporter : Eko Prasetya

Merdeka.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menganggap polemik mengenai konten vulgar akun YouTube Kimi Hime sudah selesai. Sehingga Kimi Hime tidak perlu datang ke kementerian

"Kimi sudah mencabut beberapa konten yang kami anggap vulgar di YouTube dan Instagram," kata pelaksana tugas Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam jumpa pers di Jakarta, seperti di Antara, Jumat (2/8).

Menurut Kemenkominfo, Kimi sudah menujukkan niat baik dengan mencabut sendiri konten yang dinilai vulgar sehingga pembinaan untuk dia dianggap sudah selesai. "Kami anggap sudah jelas, pembinaan konten sudah selesai," kata Ferdinandus.

Kimi Hime semula dijadwalkan bertemu dengan Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, pada Jumat siang. Menurut Ferdinandus, Kemenkominfo mendapatkan cukup banyak laporan tentang konten yang diunggah Kimi Hime.

Konten tersebut bahkan sempat menjadi pembahasan sebanyak dua kali dalam rapat dengar pendapat di DPR RI sehingga Kemenkominfo perlu melakukan pembinaan terhadap sang kreator konten. Kasus Kimi Hime, menurut Ferdinandus, merupakan salah satu contoh pembinaan Kominfo pada pembuat konten.

Terkait konten-konten lain yang dinilai masyarakat masih vulgar, Kominfo meminta masyarakat untuk melaporkan ke aduankonten@kominfo.go.id maupun akun Twitter @aduankonten beserta tautan konten bermasalah tersebut. (mdk/eko)

Baca juga:
Kimi Hime Dijadwalkan Bertemu Menkominfo Pada Pekan Ini
Kemkominfo: 3 Video Kimi Hime Masih Diblokir
Tunggu Momen Pas, Kimi Hime Disebut Bakal Temui Kemkominfo
Momen Kimi Hime Menangis Lantaran Merasa Dirugikan Konten Videonya di Youtube Dihapus
Lewat Video, Kimi Hime Adukan Ketidakadilan ke Jokowi
Sebagian Kontennya Diblokir Kominfo, Youtuber Kimi Hime Mengadu ke Jokowi

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.