Yuni Astuti, Calon Pengganti Hanafi Rais di DPR Pilih Mundur dari PAN

Yuni Astuti, Calon Pengganti Hanafi Rais di DPR Pilih Mundur dari PAN
Yuni Astuti. ©2021 Merdeka.com/purnomo edi
PERISTIWA | 21 April 2021 20:40 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Calon kuat pengganti Hanafi Rais sebagai anggota DPR dari PAN, Yuni Astuti memilih mundur. Yuni telah mengirimkan surat pengunduran diri ke DPP PAN pada Rabu (21/4).

Yuni sendiri merupakan calon pengganti Hanafi sebagai anggota DPR RI dari Dapil DIY. Yuni menduduki peringkat ke 2 perolehan suara DPR RI dari PAN di bawah Hanafi untuk daerah pemilihan DIY.

"Setelah dengan berbagai pertimbangan panjang dan matang, saya putuskan mundur dan tidak mengambil hak saya untuk duduk di DPR RI," kata Yuni.

Yuni mengakui ada sejumlah persoalan dengan internal PAN. Meskipun demikian, Yuni enggan merinci tentang persoalan internal tersebut.

"Persoalannya kompleks, dari partai terutama. (Kondisi ini) membuat saya jadi sulit untuk mengambil peluang itu. Jadi saya ikhlaskan saja untuk lainnya," ungkap Yuni.

"Saya tak mau membahas itu (persoalan internal PAN). Biarlah saya bebas melanjutkan langkah. Masa depan saya di politik masih panjang," sambung Yuni.

Yuni menegaskan pengunduran dirinya demi mengikuti keyakinan dan hati nurani mengenai pandangan politik yang diyakini. Yuni merasa PAN bukan tempatnya berada dan mengikuti proses pergantian anggota dewan dengan cara-cara di luar nalar aturan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui sejak 5 Mei 2020, Hanafi Rais menyatakan mundur dari anggota DPR dan pengurus PAN. Mundurnya Hanafi ini ditandai dengan surat pengunduran diri yang dikirim ke DPP PAN.

Sejak kosongnya jabatan Hanafi di DPR RI, nama Yuni menguat dan dapat dukungan kader untuk naik menggantikan anak sulung Amien Rais ini.

Bahkan Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Mumtaz Rais menggaransi Yuni sebagai pengganti Hanafi. Garansi Mumtaz ini disampaikan saat Muswil V PAN DIY pada Rabu 30 Desember 2020 lalu.

"Insya Allah yang akan menggantikan posisi mas Hanafi Rais yaitu suara terbanyak kedua dari dapil DIY Bu Yuni Astuti. Kira-kira begitu," ujar Mumtaz. (mdk/bal)

Baca juga:
PAN soal Kamus Sejarah RI: Menteri Nadiem Makin Ngawur
PAN Siap Berkontribusi untuk Negara Jika Diberi Posisi Menteri oleh Jokowi
Bukan Pemilu, PAN Minta Hentikan Aksi Dukung Mendukung Vaksin Nusantara
Soal Kabar Masuk Kabinet, PAN Masih Tunggu Tawaran dari Jokowi
Singgung Politik SARA, Ketum PAN Tolak Pembentukan Koalisi Parpol Islam
PAN Tak Tertarik Wacana Koalisi Partai Poros Islam

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami