143 Orang Gila di Bekasi Bakal Nyoblos

POLITIK | 16 April 2019 07:07 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - Sebanyak 143 penyandang disabilitas mental atau orang gila di Kota Bekasi, Jawa Barat memperoleh hak pilih di dalam pemilihan umum (Pemilu) 2019. Oleh sebab itu, mereka akan diberikan kesempatan menentukan pilihannya pada 17 April mendatang.

Komisioner KPU Kota Bekasi bidang data, Pedro Purnama Kalangi mengatakan, data penyandang disabilitas mental bersumber dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Bekasi. Sebab syarat utama mendapatkan hak pilih, ucap dia, karena telah mempunyai KTP Elektronik.

Menurut data, Pedro menambahkan, penyandang gangguan kejiwaan merupakan pasien di Yayasan Galuh Rawalumbu sebanyak 109, dan Yayasan Zamrud Biru Mustikajaya sebanyak 34 pasien.

"Tidak ada TPS khusus bagi mereka," katanya di Bekasi, Senin (15/6).

Menurut Pedro, teknis pencoblosan yaitu petugas TPS mendatangi tempat mereka dibina. Adapun waktu mencoblos menunggu situasi di TPS senggang atau di atas pukul 12.00 WIB.

"Tidak mungkin mereka (orang gila) datang ke TPS," jelasnya.

Meski demikian, petugas TPS yang datang memastikan tak akan memaksa penyandang gangguan kejiwaan menggunakan hak pilihnya, terlepas mereka memahami atau tidak tawaran nyoblos dari petugas yang datang.

"Paling kami hanya bilang, nyoblos atau tidak?" tutup Pedro.

(mdk/fik)