Ada Beda Pendapat, Sidang Komisi AD/ART Munas Golkar Berlangsung Panas

Ada Beda Pendapat, Sidang Komisi AD/ART Munas Golkar Berlangsung Panas
POLITIK | 5 Desember 2019 14:24 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Musyawarah Nasional (Munas) X Partai Golkar sempat panas. Para peserta Munas saling teriak saat sidang Komisi A yang membahas AD/ART di Ballroom Hotel Ritz Carlton, Mega Kuningan Jakarta Selatan. Rapat itu dipimpin oleh Aziz Syamsudin, Dedi Mulyadi dan Tetty Paruntu.

"Interupsi pimpinan, pimpinan interupsi," teriak seorang peserta rapat di lokasi rapat, Kamis (5/12).

Rapat Komisi A tersebut berlangsung tertutup dari media. Namun, suara para peserta sidang terdengar dari luar lantaran pintu ruangan terbuka. Para kader sekilas terdengar menenangkan peserta yang panas. Namun, hujan interupsi terus terdengar.

Di layar ruangan, terlihat kader menghampiri kader lainnya dan buru-buru dicegat peserta lainnya. Petugas keamanan yang dijaga AMPG sigap masuk ruangan untuk mencegah perkelahian.

Akhirnya, para peserta melantunkan salawat dan yel-yel Golkar di dalam rapat sehingga suasana rapat kembali kondusif.

Ketua Komite Pemilihan Munas X Golkar, Maman Abdurrahman, turut mendinginkan suasana. Dia mengatakan kericuhan di ruang rapat hal wajar dalam dinamika forum.

"Ya biasa itu dinamika kan, dinamika forum. Enggak itu biasa itu, itu hanya dinamika yang sangat lumrah dan biasa biasa saja terjadi dalam forum," kata Maman saat sidang diskors.

Maman menuturkan, ada silang pendapat antara kader dalam poin poin pasal. Dia belum mau menjelaskan sekarang.

"Biasa, masalah beberapa poin poin pasal lah. Makanya nanti kita belum bisa bicara terlalu jauh, kita tunggu dulu hasil forum ini nanti kita update," ucap Maman.

Munas X Partai Golkar berlangsung mulai 3-6 Desember 2019. Hari ketiga ini, agenda Munas Partai Golkar adalah rapat Komisi yang terdiri dari penataan struktur organisasi, hingga AD/ART, hingga memberikan rekomendasi sikap politik. (mdk/lia)

Baca juga:
Golkar Klaim Suasana Pemilihan Ketum Demokratis dan Kekeluargaan
Airlangga Tawarkan Posisi Kehormatan untuk JK dan Luhut di Golkar
Munas Dipercepat, Airlangga Hartarto Ditetapkan Sebagai Ketua Umum Golkar 2019-2024
Usulan Agar Airlangga Ditetapkan Capres 2024 Belum Tentu Jadi Keputusan Munas Golkar
Sepak Terjang Luhut Panjaitan, Urusan Pilpres Hingga Munas Golkar
Akbar Tandjung Sebut Fokus Golkar Menaikkan Suara Bukan Pencapresan Airlangga di 2024
Didorong Jadi Capres 2024, Airlangga Ingin Fokus Munas Dulu

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami