AHY Dukung Menantu Soekarwo Maju Pilwalkot Surabaya 2020

POLITIK | 23 Januari 2019 12:48 Reporter : Moch. Andriansyah

Merdeka.com - Nama Ketua Muda Mudi Demokrat (MMD) Jawa Timur, Bayu Airlangga mulai diperhitungkan di kancah perpolitikan Jawa Timur, khususnya Pilwali Surabaya 2020. Bayu, juga tercatat sebagai sosok milenial terpopuler versi Lembaga Riset Surabaya Survey Center (SSC).

Potensi besar yang dimiliki menantu Gubernur Jawa Timur, Soekarwo inipun ditangkap positif oleh Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya sebagai, kakaklah, ya berharaplah adiknya bisa sukses, bisa meraih posisi yang baik, apalagi setingkat wali kota di Surabaya," kata AHY saat menghadiri HUT MMD ke-2 yang digelar di Surabaya, Selasa (22/1) malam dan dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih, Emil Elestianto Dardak selaku kader Demokrat.

Menurut putra Presdien RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini, meski masih sangat muda, Bayu memiliki potensi cukup bagus untuk menapaki karir politiknya.

Popularitas Bayu Melejit

Penilian AHY bukan tanpa dasar. Dalam hasil survei SSC periode 20-31 Desember 2018 yang dirilis beberapa waktu lalu. Lembaga riset yang dikomandani Mochtar W Oetomo ini mencatatkan nama Bayu sebagai milenial terpopuler di bursa Pilwali Surabaya 2020, yaitu 26,6 persen.

Angka ini di atas kandidat dari barisan milenial lainnya, seperti M Habibur Rahman alias Gus Habib (14,8 persen), M Abid Umar alias Gus Abid (13,4 persen), dan M Nur Arifin/Wabup Trenggalek (13,4 persen).

"Saya mendengar informasi, harapan-harapan dari berbagai kalangan di Surabaya ini, termasuk khususnya anak muda agar suatu saat," ucapan AHY dipotong Bayu yang berada di sebelahnya, "2020 (merujuk tahun digelarnya Pilwali Surabaya)," kata Bayu seolah menegaskan kesiapannya maju di Pilwali Surabaya.

AHY kembali meneruskan kalimatnya, "2020 ya? Tergantung, monggo Mas Bayu bagaimana kesiapannya. Sebagai anak muda, Mas Bayu punya kreativitas, energi, saya rasa ke depan ini perlu mempikirkan hal-hal baik, termasuk bagaimana masuk ke jabatan publik di tingkat kota,"

Selebihnya, AHY lebih fokus membahas masalah Pileg 2019, dan akan menajadikan Jawa Timur sebagai medan tempur kader-kader potensial Demokrat untuk meraih suara maksimal.

Karena menurutnya, 2019 adalah tahun terberat yang akan dihadapi sejumlah partai politik. Sebab, antara Pileg dan Pilpres digelar bersamaan. Di sisi lain, partai politik harus bisa memenuhi ambang batas parlemen 4 persen.

"Tetapi pada prinsipnya, kalau Partai Demokrat, akan mempersiapkan kader-kader terbaiknya. Tapi (Pilkada 2020) itu nanti akan kita bahas khusus lagi setelah kita melewati fase penting di 2019," tandas AHY.

Baca juga:
AHY Sindir Penampilan Jokowi: Kok Tanya Tentang Partai, Enggak Relevan
SBY Absen, AHY Dampingi Prabowo-Sandiaga di Arena Debat Capres
AHY Senang Prabowo Singgung Kesuksesan SBY di Pidato Kebangsaan
SBY & AHY Bakal Keliling Jawa Timur Menangkan Prabowo-Sandi
Demokrat Klaim SBY dan AHY Jadi Pemain Kunci Memastikan Kemenangan Prabowo
Baliho Demokrat Dirusak, Sandiaga Ungkapkan Simpatinya pada SBY dan AHY
Prabowo dan AHY Hadiri Maulid Nabi Muhammad di Kwitang

(mdk/rnd)