AHY Sindir Moeldoko Kenakan Jaket Demokrat yang Bukan Haknya

AHY Sindir Moeldoko Kenakan Jaket Demokrat yang Bukan Haknya
Moeldoko tiba di lokasi KLB Deli Serdang. ©2021 Merdeka.com
POLITIK | 7 Maret 2021 17:20 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan, pemilihan Moeldoko sebagai Ketua Umum melalui Kongres Luar Biasa (KLB) adalah ilegal. Menurutnya, Moeldoko mengambil kepemimpinan Demokrat secara tidak sah.

"Aktor eksternal yaitu KSP Saudara Moeldoko yang terlibat langsung dan dengan kesadaran penuh mengambil kepemimpinan PD secara tidak sah secara ilegal dan secara inkonstitusional," katanya di Jakarta, Minggu (7/3).

Menurutnya, penobatan Moeldoko sebagai Ketum Partai Demokrat versi KLB Deli Serdang, Sumatera Utara merupakan sesuatu yang tidak terpuji, tidak ksatria dan memalukan. Sebab, jauh dari moral etika dan keteladan di partai Demokrat. AHY menyindir Moeldoko.

"Saya salut dengan saudara Moeldoko dan siapapun yang seolah olah legitimate dalam KLB ilegal Deli Serdang tersebut, menggunakan jaket Demokrat yang tidak menjadi haknya kemudian menyuarakan bahwa merekalah yang memiliki otoritas sekarang. Saya tidak bisa masuk di akal sehat, tetapi itulah mereka. Itulah sikap dan perilaku mereka," ujarnya.

AHY mempersilakan kepada seluruh kader utama, konstituen Demokrat bahkan masyarakat Indonesia secara luas untuk menilai apakah perilaku tersebut pantas atau tidak.

"Silakan dinilai dan mudah-mudahan itu juga akan menjadi kekuatan kita untuk terus berjuang melawan ketidakadilan," ucap putra Presiden RI ke-6 ini.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat terpilih versi kongres luar biasa (KLB) Moeldoko mengklaim KLB yang digelar di The Hill Hotel and Resort, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) adalah konstitusional. Hal tersebut kata dia tertuang pada AD/ART partai.

"KLB ini adalah konstitusional seperti yang tertuang dalam AD/ART," kata Moeldoko saat berpidato pertama kali dihadapan para kader di The Hill Hotel and Resort, Jumat (5/3) malam.

Dengan alasan tersebut Moeldoko mau datang dan menerima penunjukan sebagai ketua umum PD. Sebelumnya dalam sambungan telephone dia juga sempat memastikan hal AD/ART dalam partai tersebut.

"Untuk itulah sebelum saya datang ke sini, saya ingin memastikan tiga pertanyaan kepada saudara-saudara sekalian semua, setelah hal kepastian saya dengan sukarela untuk datang ke sini walaupun macetnya luar biasa," ungkapnya. (mdk/noe)

Baca juga:
AHY Serukan Perlawanan Terhadap Kudeta Kepemimpinan Demokrat
AHY: Moeldoko Ingin Memiliki Demokrat, Tapi Tidak Mencintai
DPD Demokrat Jateng Rapatkan Barisan, Ikrar Setia pada AHY dan SBY
Ketum Demokrat AHY: Pendiri Partai Bersama Kita, Don't Worry be Happy
Anggota DPRD Demokrat Kalbar Setia pada Kepemimpinan AHY
Demokrat Surabaya Tetap Setia pada AHY

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami