Airlangga: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Desakan dan Paksaan Siapapun

Airlangga: UU Cipta Kerja Terobosan Historis Tanpa Desakan dan Paksaan Siapapun
POLITIK » MAKASSAR | 24 Oktober 2020 21:00 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, kehadiran UU Cipta Kerja perlu diapresiasi sebagai jalan keluar menghadapi dampak ekonomi dari pandemi Covid-19. Airlangga mengatakan, Omnibus Law Cipta Kerja merupakan terobosan historis yang lahir tanpa desakan dan paksaan. Karena lahir berkat kerja sama pemerintah, DPR, dan elemen masyarakat.

"Pada esensinya, UU Cipta Kerja adalah sebuah terobosan historis, sebab untuk pertama kalinya reformasi ekonomi Indonesia dilakukan lewat lembaga perwakilan yang demokratis, tanpa desakan dan paksaan siapapun," ujar Airlangga dalam pidato HUT Golkar, Sabtu (24/10).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini mengatakan, UU Cipta Kerja akan mengatasi kebutuhan lapangan kerja. 3 juta generasi muda lulus dari berbagai tingkat, serta akibat pandemi menyebabkan 3 juta penganggur baru.

"Selain itu, lewat undang-undang strategis ini, kita ingin membuka kesempatan luas kepada semua pihak untuk berusaha dan memajukan usaha mereka, khususnya sektor Usaha Kecil dan Menengah, atau UMKM," kata Airlangga.

UU Cipta Kerja juga bakal menyederhanakan dan memangkas aturan yang berbelit. Airlangga mengatakan, pemerintah dari pusat maupun daerah menjadi pendorong bukan penghambat.

Dia menuturkan, dalam kondisi pandemi ini Indonesia menjadi negara pertama melakukan reformasi struktural dan reformasi birokrasi.

"Kita harus bangga, bahwa dalam situasi keprihatinan saat ini, Indonesia menjadi negara pertama yang melakukan langkah-langkah reformasi struktural dan reformasi birokrasi untuk merebut masa depan yang lebih baik," kata Airlangga.

"Itulah esensi pemikiran yang berada di balik terobosan besar UU Cipta Kerja. Dengan semua ini, kita ingin bergerak lebih cepat lagi dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
Presiden KSPI Kembali Beberkan Poin-Poin Ditolak Buruh dalam UU Cipta Kerja
Demo Ricuh di Makassar, 11 Orang Jadi Tersangka Perusakan
KSPI Ancam Gelar Aksi Besar-besaran jika Jokowi Teken UU Cipta Kerja
Kemenkeu Bakal Terbitkan PMK Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM
Pakar Otda Sebut Omnibus Law buat Politik Desentralisasi Terkendali
UU Cipta Kerja Dinilai Tonjolkan Daya Tawar Politik Pemerintah Pusat atas Daerah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami