Akbar Tandjung: Wiranto dan Luhut punya pengalaman jadi Menko

POLITIK | 27 Juli 2016 16:33 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) hari ini telah merombak 13 menteri dan 1 kepala lembaga. Salah satu pos yang terkena pergeseran adalah Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

Jokowi pilih Ketua Umum Wiranto jadi Menko Polhukam menggantikan Luhut B Pandjaitan. Sementara Luhut, digeser menjadi Menteri Koordinator bidang Kemaritiman gantikan Rizal Ramli yang keluar dari kabinet.

Menanggapi hal itu, Politikus senior Partai Golkar Akbar Tandjung menilai, baik Wiranto maupun Luhut masing-masing memiliki pengalaman yang sama. Menurutnya diangkatnya Wiranto sebagai Menko Polhukam sudah tepat. Sebab, Wiranto memliki latar belakang yang sesuai dan pernah menjadi Menko.

"Kalau Pak Wiranto memang masih ada kaitannya dengan latar belakang beliau bahkan dulu sempat jadi posisi puncak jadi panglima ABRI waktu itu dan pernah jadi menko juga berpengalaman," tutur Akbar saat ditemui disela-sela Rapimnas I Partai Golkar, Rabu (27/7).

Sementara itu, pengalaman Luhut sebagai Menko Polhukam, kata Akbar, bisa menjadi modal Luhut menjadi Menko Kemaritiman.

"Tentu saja saya meyakini Pak Luhut banyak belajar dari yang sebelumnya untuk jadi menko maritim. Makanya itu juga pilihan yang tepat," ungkap Akbar.

Baca juga:

Ignasius Jonan: Presiden telah pilih orang lebih baik dari saya

Ini instruksi pertama Jokowi ke Wiranto dan Sri Mulyani

Tak lagi jadi menteri, Sudirman Said berkelakar bakal jualan telur

Sidang kabinet, Jokowi minta menteri solid tak saling menyalahkan

Ditunjuk Jokowi jadi menteri, Airlangga akan ditemui Akbar Tandjung

Dicopot Jokowi, Sudirman Said mengaku bakal dapat tugas baru

Kena reshuffle, Ferry M Baldan pimpin Bappilu NasDem

(mdk/rnd)