Akbar Tanjung Sarankan Voting Jika Musyawarah Caketum Golkar Alot

POLITIK | 14 November 2019 20:57 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Ketua Dewan Kehormatan Partai Golkar, Akbar Tandjung meminta pemilihan ketua umum Golkar dalam Munas harus sesuai dengan AD/ART. Jika jalur musyawarah mufakat alot, bisa melalui pemungutan suara.

"Munas akan memilih dan menetapkan ketum Partai Golkar untuk lima tahun ke depan, harus dengan proses yang benar dan sesuai AD/ART yang mengatur soal ini. Catatan saya, jika proses tidak bisa ditempuh dengan musyawarah mufakat, maka terpaksa dilakukan dengan pemungutan suara. Mekanisme itu sudah ada dan diatur dalam AD/ART," ujar Akbar di Rapimnas Golkar, Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11).

1 dari 2 halaman

Golkar Siapkan Strategi Pilkada 2020

Akbar juga meminta Partai Golkar ke depan mempersiapkan langkah-langkah strategis untuk menghadapi agenda-agenda politik ke depan. Salah satunya adalah pilkada tahun 2020.

"Kita akan menghadapi pilkada serentak. Insya Allah Partai kita akan menjadi pemenang diseluruh daerah. Pilkada dan agenda-agenda politik lainnya," tegasnya.

2 dari 2 halaman

Evaluasi Sistem Kaderisasi

Kemudian, dalam semangat menyongsong agenda-agenda politik masa depan, lanjut Akbar, yang perlu dilakukan adalah perlunya evaluasi sistem kaderisasi yang bertujuan mencetak legislator atau kepala daerah dari Partai Golkar.

"Harapan saya agar Rapimnas dan Munas dapat berjalan tertib dan lancar. Pokok-pokok pikiran yang nanti dihasilkan oleh Munas, termasuk tema," ujar dia.

"Negara Kesejahteraan harus dapat kita selenggarakan dengan baik. Salah satu masukan saya tentang sistem politik pada pemilu 2024 mendatang, adalah penggunaan kembali sistem konvensi," sambung Akbar. (mdk/ray)

Baca juga:
Ical Harap Caketum Golkar Berunding untuk Musyawarah Mufakat
Bamsoet Psywar Airlangga: Kalau Yakin Didukung Pemilik Suara Kenapa Rancang Aklamasi
Belum Putuskan Maju Munas, Bamsoet Bilang 'Tunggu Tanggal Mainnya'
Ical Ingin Munas Golkar Berjalan Musyawarah Mufakat
Munas Golkar 2019 Diyakini Berjalan Musyawarah Mufakat Tanpa Persaingan