Alasan Sejumlah Parpol Tetap Usung Tersangka Pindana Korupsi di Pilkada OKU

Alasan Sejumlah Parpol Tetap Usung Tersangka Pindana Korupsi di Pilkada OKU
POLITIK | 7 September 2020 15:56 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Meski berstatus tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi lahan korupsi, Johan Anuar tetap mencalonkan diri sebagai wakil bupati Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan. Bahkan, Johan yang mendampingi Kuryana Azis diusung hampir seluruh partai politik dan bakal melawan kotak kosong karena calon tunggal.

Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) OKU, Fahlevi Maizano mengatakan, pasangan petahana Kuryana Azis-Johan Anuar dianggap sukses memimpin OKU pada periode pertama. Bagi mereka tidak alasan untuk tidak mendukung pasangan ini melanjutkan pembangunan lima tahun ke depan.

"Kami nilai mereka sukses membangun OKU, banyak keberhasilan yang mereka capai. Itulah alasan kami mengusung pasangan ini," katanya, Senin (7/9).

Selain itu, dia menambahkan, semua parpol di legislatif kompak mendukung pasangan Kuryana Azis-Johan Anuar. Artinya semua parpol menganggap pasangan petahana mampu meyakinkan setiap parpol untuk mengusungnya dengan modal kepemimpinannya hampir tahun terakhir.

"Lagi pula seluruh parpol mengusung mereka, parpol yang punya kursi di DPRD ada 12 dan di luar legislatif tiga parpol, semuanya ada 15 parpol," ujarnya.

Terkait status Johan sebagai tersangka, Fahlevi mengatakan, PDIP tidak mempersoalkannya. Menurutnya, status hukumnya belum berkekuatan hukum tetap terlebih Johan dibebaskan dari tahanan karena berkas perkaranya belum lengkap meski telah ditahan selama empat bulan.

"Silakan proses hukum dijalankan, tapi kan masa tahanan beliau sudah habis dan beliau bebas. Itu artinya belum ada bukti yang cukup," kata dia.

Baca Selanjutnya: Hal senada disampaikan Ketua DPC...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami