Amien Rais Soal Penolakan Visi Misi Baru Prabowo: Please KPU Jangan Sok Berkuasa
POLITIK | 11 Januari 2019 22:30 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Revisi visi-misi pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ditolak Komisi Pemilihan Umum (KPU) lantaran sudah melewati batas waktu yang ditentukan. Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi Amien Rais memperingatkan KPU supaya tidak berlagak kuasa.

"Cuma gini, saya hanya wanti-wanti saudara-saudara KPU, anda hanya pelaksana. Di sini saya katakan please jangan sok kuasa, anda itu hanya pelaksana ya," ujar Amien Rais di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (11/1).

Politikus senior Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut tak ingin KPU mencoreng Pemilu yang wajib berjalan transparan. Amien pun menyoroti sejumlah masalah terkait Pemilu.

"Nanti yang akan mendapatkan nasib buruk ya, yang nasib tidak diinginkan itu adalah pihak yang merasa tidak memperoleh sebuah pileg yang transparan, yang luber, jurdil, yang jujur. Jadi bahkan saya katakan deh, KPU hati-hati masa ada daftar pemilih tetap sekian juta ternyata bodong. Kemudian ada e-KTP ada ratusan ribu dibuang ke tong sampah, dibuang ke semak belukar dan lain-lain. Ini apa-apaan ya," ujar Amien.

Mantan Ketua MPR itu mengultimatum KPU supaya tidak bertindak sewenang-wenang. Menurutnya, dalam kontes Pilpres yang paling berwenang adalah para kandidat.

"Saya memang mengatakan KPU, please jangan sok kuasa. Anda sekali lagi hanya pelaksana. Yang menentukan adalah yang bermain ini, dalam hal ini pasangan Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandiaga ya. Jadi tolong, karena kita sudah lebih pandai dari KPU, insyaAllah kita punya tenaga IT juga tidak kalah. Jadi jangan macam-macamlah ya, saya kira itu pesan kami ya," tutup Amien.

Baca juga:
Kubu Prabowo-Sandi Kecewa KPU Tak Beri Tahu Batas Waktu Setor Revisi Visi Misi
Ubah Visi Misi, Prabowo dan Sandiaga Dinilai Tak Punya Konsep Masa Depan Indonesia
PDIP Soal Revisi Visi Misi Prabowo: Itu Bukti Kepemimpinan yang Ragu-ragu
KPU Sebut Revisi Visi Misi Paslon Saat Masa Kampanye Bisa Jadi Masalah
Erick Thohir Sindir Prabowo-Sandiaga: Diubah Berarti Tak Yakin dengan Visi Misinya

(mdk/ray)