Bacawabup Positif Covid-19, One Krisnata Daftar Sendiri Ke KPU Klaten

Bacawabup Positif Covid-19, One Krisnata Daftar Sendiri Ke KPU Klaten
POLITIK | 5 September 2020 19:16 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - One Krisnata resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klaten, Sabtu (5/9) siang. One tiba di Kantor KPU, Kalan Mayor Kusmanto, tanpa ditemani pasangannya, Muhammad Fajri.

Ketua KPU Klaten, Kartikasari Handayani mengatakan, Muhammad Fajri tidak bisa datang langsung ke KPU karena hasil uji swab tokoh PKS itu dinyatakan positif Covid-19. Fajri melakukan uji swab di RS JIH Solo, dan hasilnya keluar pada 3 September kemarin. Pihak KPU sudah menerima surat keterangan dari instansi berwenang, dalam hal ini RS JIH Solo.

"Bakal calon wakil bupati Muhammad Fajri tidak dapat hadir langsung di kantor KPU Klaten, berdasarkan surat keterangan RS JIH Solo, tentang hasil pemeriksaan pada tanggal 3 September 2020 didapat kesimpulan hasil pemeriksaan PCR swab dinyatakan positif," ujar Kartikasari.

Dengan kondisi tersebut, lanjut dia, sesuai peraturan KPU Nomor 10 tahun 2020, bakal calon wakil bupati menghadiri pendaftaran melalui aplikasi virtual meeting.

Lebih lanjut Kartikasari menyampaikan, pihak KPU telah melakukan penelitian dokumentasi persyaratan pencalonan dan persyaratan calon. Hasilnya, dikatakannya, dokumen persyaratan pencalonan dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat.

"Yang kedua, persyaratan calon, lengkap. Berdasarkan hasil penelitian sebagaimana tersebut, pendaftaran bakal pasangan calon, diterima," ujar Kartikasari.

Seperti diketahui, pasangan One Krisnata-Muhammad Fajri (ORI), diusung koalisi Partai Gerindra, Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). PKS dan Partai Gerindra masing-masing memiliki 5 kursi di DPRD Klaten. Sedangkan Partai Demokrat memiliki 3 kursi.

Di Pilkada Klaten ORI akan melawan dua pasang bakal calon lainnya. Yakni bupati Sri Mulyani dan Aris Prabowo dari PDIP serta pasangan Arif Budiyono-Harjanta yang diusung PKB (4 kursi), PAN (4 kursi), PPP (2 kursi), dan Partai Nasdem (1 kursi).

One Krisnata mengaku optimistis bisa memenangkan kontestasi politik di Klaten. Apalagi dukungan PKS dan Demokrat yang semakin solid. Ia tak menargetkan muluk-muluk untuk kemenangan Pilkada 9 Desember.

"Yang penting menang dulu, lebih dari 50 persen. Biar kalau ada pemilihan kedua kita bisa lebih mudah," kata dia.

One yang pernah bertarung melawan Sri Mulyani pada Pilkada sebelumnya mengaku tak terganggu dengan kondisi kesehatan pasangannya yang terpapar Covid-19. Menurutnya Fajri bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk berkoordinasi atau melakukan kampanye.

"Saya nggak khawatir pak Fajri yang positif. Sekarang ini teknologinya sudah canggih. Bisa kampanye atau koordinasi lewat zoom. Semoga keadaannya cepat baik,” pungkas dia. (mdk/gil)

Baca juga:
Pemerintah Bakal Lanjutkan Program Bantuan untuk Masyarakat Tahun Depan
Jokowi: Jangan Sampai Covid-19 Belum Tertangani, Kita Restart Ekonomi, Berbahaya
Belasan Pekerja Pabrik di Tangerang Positif Covid-19
Jokowi Minta Menkes Buat Desain Perencanaan Agar Tes Spesimen Merata
Demokrat Soal Sanksi Peti Mati: Hukuman Jangan Diadu dengan Pelanggaran HAM

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami