Baleg minta Komisi III tarik draf revisi UU KPK

POLITIK | 2 Oktober 2012 11:11 Reporter : Nurul Julaikah

Merdeka.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR meminta agar Komisi III DPR menarik kembali draf revisi Undang-undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ketua Baleg DPR Iqnatius Mulyono mengatakan, jika Komisi III tidak menarik draf tersebut, maka Baleg DPR akan mengadakan rapat internal untuk melakukan pembahasan terkait usulan revisi UU KPK itu.

"Kita harapkan Komisi III menarik draf itu, kalau tidak menarik kita adakan rapat pleno, apakah nanti dihentikan atau menolak," kata Iqnatius kepada wartawan di Gedung DPR, Selasa (2/10).

Rencananya, dalam waktu dekat ini Baleg DPR akan memutuskan apakah usulan komisi III itu akan dilanjutkan atau akan dihentikan. "Ini kita sudah meminta kepada fraksi-fraksi menyatakan pendapat. Harapan kita minggu ini," jelas anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu.

Dijelaskannya, terdapat beberapa poin yang harus dihapus karena dianggap akan melemahkan lembaga antikorupsi itu.

"Pemilikan KPK terhadap penyidik independen itu harus dimasukkan. Penuntutan itu dihapus itu melemahkan dia (KPK), penyadapan itu melemahkan dia," tuturnya. (mdk/did)

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.