Bamsoet Maju Munas Lagi Karena Airlangga Tak Penuhi Syarat Kesepakatan

POLITIK | 18 November 2019 12:46 Reporter : Randy Ferdi Firdaus

Merdeka.com - Ketum Golkar Airlangga Hartarto (AH) sempat menyinggung kesepakatan antara dirinya dengan Bambang Soesatyo (Bamsoet) di Rapimnas Golkar. Namun bagi kubu Bamsoet, kesepakatan itu batal karena Airlangga tak memenuhi syarat-syarat yang ada dalam kesepakatan itu.

Ketua Timses Bamsoet, Ahmadi Noor Supit menilai, soal kesepakatan yang disinggung Airlangga di Rapimnas sudah clear di tingkat internal. Menurut dia, Airlangga yang melanggar kesepakatan itu.

"Itu kita clear, yang sedang terjadi saat itu, realisasinya seperti apa kita menganggap bahwa yang wanprestasi bukan kita, yang wanprestasi adalah Airlangga," kata Supit saat dihubungi merdeka.com, Senin (18/11).

Sayang, Supit tak mau merinci detil apa saja syarat-syarat dari sebuah kesepakatan tersebut. Dia hanya menegaskan, terjadinya kesepakatan apabila kedua belah pihak memenuhi syarat-syarat tersebut.

1 dari 2 halaman

Ibarat Jual Beli Rumah

Dia mengilustrasikan saat terjadinya jual beli rumah. Pihak penjual dan pembeli harus menyepakati persyaratan yang sudah dibuat keduanya.

"Kalau syarat tidak dipenuhi tidak dilaksanakan, artinya kesepakatan itu menjadi tidak ada. Kan dalam kesepakatan kedua belah pihak harus melaksanakan apapun yang menjadi deal," kata Supit.

"Gampangnya begini, kalau kita mau beli rumah misalnya, harganya Rp 60 juta dengan syarat keluar tanggal sekian, dan lainnya, kalau semua tidak dilaksanakan berarti kesepakatan tidak ada kan? Karena persyaratan itu bagian yang tidak terpisahkan dari komitmen kesepakatan," tambah Supit.

Supit mengatakan, syarat-syarat yang dirahasiakan itu tidak dipenuhi oleh Airlangga. Sehingga dia memastikan bahwa Bamsoet sudah pasti akan maju di Munas awal Desember nanti.

"Karena yang sudah terjadi begitu (Airlangga tak penuhi syarat). Ini belum terjadikan Munas, bagian dari persyaratan menjelang Munas, itu semua tidak terpenuhi satupun," tutup dia.

2 dari 2 halaman

Sempat Cooling Down

Diketahui, Bamsoet sempat menyatakan cooling down dari pencalonan Munas dan memutuskan mendukung Airlangga. Hal itu dilakukan usai Airlangga dan Bamsoet melakukan pertemuan di kediaman Surya Paloh akhir September lalu.

Dari pertemuan itu, Airlangga juga memutuskan untuk mencalonkan Bamsoet sebagai ketua MPR. Namun setelah dua bulan berlalu, Bamsoet dan timnya kembali memanaskan pertarungan jelang Munas Golkar. (mdk/rnd)

Baca juga:
514 DPD II Dinilai Bisa Gagalkan Aklamasi Munas Golkar
Bamsoet Ditanya Keputusan Maju Munas Golkar: Sabar Saja, Belanda Masih Jauh
Wasekjen Golkar Minta Setop Bangun Narasi Sesat dan Berhalusinasi Demokrasi
Pemilihan Aklamasi Dinilai akan Hancurkan Partai Golkar
33 DPD I Mendukung, Bukti Keberhasilan Airlangga Memimpin Golkar