Bawaslu Minta Protokol Kesehatan saat Pilkada Tak Abaikan Penyandang Disabilitas

Bawaslu Minta Protokol Kesehatan saat Pilkada Tak Abaikan Penyandang Disabilitas
POLITIK | 15 September 2020 17:02 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengingatkan agar penerapan protokol kesehatan dalam penyelenggaraan Pemilihan Pilkada Serentak 2020 tidak mengabaikan hak penyandang disabilitas dalam menggunakan hak pilih.

"Jangan sampai kita kemudian lebih sibuk untuk memastikan protokol kesehatan tetapi terkait penyandang disabilitas dalam menggunakan hak pilih kita agak abai," ujar anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin dalam diskusi daring yang diinisiasi KoDe Inisiatif di Jakarta dilansir Antara, Selasa (15/9).

Afif mengatakan, dalam simulasi pemungutan suara Pilkada 2020 yang digelar beberapa waktu lalu, ditemukan adanya sejumlah hal yang dinilai berpotensi menyulitkan penyandang disabilitas dalam mencoblos.

Salah satunya terkait tata letak kotak suara di tempat pemungutan suara (TPS) yang ditempatkan terlalu dekat dengan dinding. Hal itu dilakukan untuk membuat kondisi TPS sesuai dengan protokol kesehatan.

Namun, menurut Afif, hal tersebut justru dapat menyulitkan para penyandang disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya. Selain itu, Afif juga menyinggung mengenai penggunaan sarung tangan oleh pemilih. Menurut dia, penggunaan sarung tangan dapat menyulitkan penyandang tunanetra dalam meraba huruf braille di surat suara.

Untuk diketahui, sarung tangan merupakan salah satu alat pelindung diri yang harus digunakan pemilih saat mencoblos di TPS sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

"Penggunaan sarung tangan meskipun plastik ini berpengaruh terhadap perabaan braille template bagi teman-teman tuna netra. Ini kan harus dicarikan solusinya," kata Afif.

Baca Selanjutnya: Lebih lanjut Afif berharap teknis...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami