Bawaslu Temukan 2 Pelanggaran Politik Uang Selama Masa Tenang di Banten
POLITIK | 16 April 2019 10:18 Reporter : Dwi Prasetya

Merdeka.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan dua temuan pelanggaran politik uang pada masa tenang di zona B Provinsi Banten. Diduga pelanggaran tersebut dilakukan oleh peserta Pemilu Calon Anggota Legislatif (Caleg).

Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Banten Nurhayati Solapari mengatakan, penemuan ini berada di zoa B yang meliputi Kota Serang, Kabupaten Serang dan Kota Cilegon. Namun lantaran masih pendalaman ia enggan menyampaikan secara rinci di mana temuan tersebut.

"Dua hari masa tenang temuan politik uang, kami jawab iya tapi masih dalam pemantauan di mana nah di mana nanti kita sampaikan. Yang pasti di Zona B," kata Nurhayati kepada wartawan, Selasa (16/4).

Dia mengatakan, untuk sementara pihaknya baru mendapat dua laporan dari tim patroli pengawasan anti money politik di lapangan yang bergerak di Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten.

"Baru ada 2 belum kita terima lagi laporan dari patroli pengawasan yang ada kan baru kemarin malam," kata dia.

Sementara itu, ketua Bawaslu Banten Didih M Sudi membenarkan adanya temuan tersebut. Namun masih dilakukan pendalaman dan pemeriksaan oleh Bawaslu Kabupaten dan Kota.

"Masih kita dalami karena laporan dari masyarakat, laporan masyarakatnya dari Caleg tapi kita masih koordinasi dengan pihak kepolisian dan prosesnya di kabupaten/kota," kata dia.

Berdasarkan Undang-undang nomor 7 tahun 2017 pasal 523 ayat 2 bagi peserta Pemilu, pelaksana dan tim kampanye melakukan money politik pada masa tenang bisa dikenakan sanksi pidana dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara dan denda sebesar Rp 36 juta.

Untuk yang melakukan pelanggaran politik uang pada hari pencoblosan dikenakan pasal 503 ayat 3 dengan ancaman 4 tahun penjara dan denda sebesar Rp 46 juta.

(mdk/gil)