Belum Diajak Gabung Koalisi, PAN Tetap Dukung Program Jokowi

POLITIK | 21 Agustus 2019 21:24 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengatakan, koalisi pendukung Presiden Joko Widodo belum mengajak PAN bergabung. Kendati demikian, PAN mendukung pemerintahan Jokowi lima tahun ke depan. Namun, PAN juga mengkritisi dan memberikan masukan program Jokowi yang tidak baik.

"Nah apakah PAN gabung? Saya bilang tadi enggak ada yang ngajak kok. Iya kan? Kalau mendukung ya kita dukung. Program Pak Jokowi lima tahun ke depan supaya negara ini baik, rakyatnya makmur, sejahtera ya kita dukung," ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (21/8).

Yandri menyebut, mendukung bukan berarti bergabung dalam koalisi. Sampai saat ini, dia tegaskan belum ada yang mengajak. Bicara soal menteri pun PAN sadar diri sebagai pihak yang kalah.

Karena itu pula PAN enggan menyodorkan nama-nama kader kepada Jokowi. Itu hak prerogatif Jokowi. "Pasif saja, dan kita sadar bahwa kita kalah, di sana sudah cukup dan pak Jokowi menyampaikan koalisi sudah penuh. Ya kita hormati," ucapnya.

Dalam agenda Rakernas PAN, Yandri menyebut bisa saja tidak ada keputusan terkait posisi politik. Pihaknya masih menunggu kapan agenda tersebut.

"Belum, tetapi menurut saya kita lagi pantau dulu untuk tuan rumah kongres daerah mana saja yang siap, biar sekaligus. Karena dia juga akan diputuskan di Rakernas," ucapnya.

Jangan Lewatkan:

Ikuti Polling Menteri Favoritmu, Mana yang Layak Dipertahankan? Klik disini

Baca juga:
Politisi PAN: Utang Banyak Ekonomi Sulit, Pindah Ibu Kota Harus Sekarang?
PAN Soal Nama Calon Menteri: Ditawarkan juga Tidak
PAN Pastikan Zulkifli Hasan Tak Pernah Lobi Jokowi Minta Kursi Menteri
PAN Nilai Pimpinan MPR Jadi 10 karena Presentasikan Semua Unsur Parlemen
Sekjen PAN: Kalau Tidak Dapat Jatah Menteri, Tak Bisa Kerja Sama dengan Pemerintah

(mdk/eko)