Berkarya Kubu Muchdi PR Siap Hadapi Gugatan Kubu Tommy Soeharto

Berkarya Kubu Muchdi PR Siap Hadapi Gugatan Kubu Tommy Soeharto
POLITIK | 9 Agustus 2020 17:28 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Berkarya kubu Muchdi PR, Badaruddin Andi Picunang menanggapi rencana gugatan hukum kubu Tommy Soeharto. Pihaknya menyatakan siap menghadapi gugatan tersebut.

"Itu lebih elegan. Yang digugat kan Menkum HAM yang mengeluarkan SK. Kami tergugat intervensi. Kami siap saja dengan data dan fakta yang ada," ujar Badaruddin kepada wartawan, Minggu (9/8).

Badaruddin mengklaim pihaknya sudah memiliki argumen lengkap mengapa bisa menyelenggarakan Munaslub hingga mendapatkan SK Menkumham.

"Ini soal kelengkapan administrasi dan mengapa sampai ada Munaslub dan dikeluarkannya SK sudah lengkap argumen kami," ujarnya.

Mengenai adanya nama Tommy di dalam struktur pengurus, Badaruddin mengatakan itu merupakan bentuk penghargaan. Kendati pihak Tommy keberatan dengan hal tersebut.

"Itu bagian dari penghargaan kami dari awal untuk beliau mengajak membesarkan partai ini. Jadi semua niatnya baik untuk memperbaiki dan membesarkan," kata dia.

Sebelumnya, Politikus Partai Berkarya kubu Tommy Soeharto, Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, pihaknya bakal menempuh jalur hukum terhadap pengesahan SK kepengurusan Partai Berkarya kubu Muchdi PR.

"Partai Berkarya Tommy Soeharto akan menempuh upaya hukum karena masih banyak celah," ujar Tedjo melalui pesan singkat, Kamis (6/8).

Tedjo membantah ada dualisme di internal Partai Berkarya. Menurutnya, Partai Berkarya kubu Muchdi PR berbeda dengan Berkarya Tommy Soeharto.

"Sebetulnya tidak ada dualisme, karena kami Partai Berkarya yang sah sedangkan mereka menamakan partai Beringin Karya jadi jelas berbeda," ucapnya. (mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan
TOPIK TERKAIT
more tag

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami