Berkat Jaringan Pesantren, Ma'ruf Optimis Jokowi Kalahkan Prabowo di Garut

POLITIK | 5 April 2019 02:07 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin meyakini perolehan suara petahana Joko Widodo bakal melebihi Prabowo Subianto di Garut. Sebab suara dukungan ulama dan kiai pesantren mengalir deras berbeda dengan Pilpres 2014 lalu.

"Saya kira karena itu kami optimis, karena gerakan pesantren kampung ini sudah terkoordinasi," katanya di Garut, Kamis (4/4).

Dia mengungkapkan, di Jawa Barat dan Garut khususnya terjadi pergeseran suara sejak 2014. Posisi Prabowo terkejar oleh Jokowi. Di Jabar, Ketua MUI ini mengklaim sudah unggul tipis. Sementara di Garut dan Priangan Timur dalam posisi seimbang.

"Yang dulu kalah sekarang harus menang, termasuk di Garut, menang lah minimal 60 persen," jelasnya.

Pada 2014, Jokowi bersama Jusuf Kalla, mengalami kekalahan di Jawa Barat. Khusus di Garut, Jokowi mendapatkan suara 29,9 persen, sementara Prabowo 70,1 persen. Prabowo menguasai suara di 42 kecamatan.

Ma'ruf sangat optimis Jokowi bisa melampaui perolehan suara di Jabar. Sebab, selisih sekitar 20 persen pada 2014, bisa terkejar.

"Jadi itu (pilpres 2014) jaraknya 20 persen, sekarang sama bahkan atas walaupun hanya satu atau dua persen. Tapi masih ada beberapa waktu untuk menggenjot lagi," tutupnya.

Baca juga:
Ma'ruf Amin Puji Semangat Pendukung di Garut yang Tak Pulang Meski Hujan
Penjelasan Ma'ruf Amin soal Video 'Ahok Sumber Konflik'
Strategi Dodol Ma'ruf Amin Genjot Suara Jokowi di Garut
Ma'ruf Amin di Garut: Tebar Makruf, Lawan Mungkar
PKB Minta Warga NU Tak Terprovokasi Penolakan Ma'ruf Amin di Pamekasan
BPN Sebut Ma'ruf Diadang Massa Prabowo di Pamekasan Sebuah Fitnah

(mdk/fik)