Bertemu PKS, Partai Berkarya Rencanakan Kerjasama untuk Pilkada 2020

POLITIK | 18 November 2019 21:17 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto pada Selasa (19/11). Menurut Sekjen Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso, PKS dan Berkarya berencana membangun kerjasama untuk Pilkada 2020.

"Kami juga berencana membuka kerjasama di pilkada. Partai Berkarya memperoleh lebih dari 160 kursi yang tersebar di DPRD Provinsi, Kabupaten, Kota. Ini modal dasar dan potensi yang kami syukuri sebagai partai pendatang baru," kata Sekjen Priyo pada wartawan, Senin (18/11).

Priyo menegaskan PKS dan Berkarya belum berencana untuk berkoalisi. Namun, dia menegaskan, demokrasi Indonesia tidak boleh rusak karena banyak partai gabung koalisi pemerintah.

"Api demokrasi tidak boleh redup hanya karena banyak orang berduyun-duyun merapat kepada kekuasaan. Kualitas demokrasi mestinya tetap harus terjaga," ungkapnya.

Eks Politikus Partai Golkar ini menegaskan, pertemuan dengan PKS hanya untuk berkomunikasi hal-hal ringan. Serta berbicara soal kebangsaan dan isu-isu terkini.

"Ada ide kenapa kedua belah pucuk pimpinan partai nggak ketemu saja? Saya lapor Ketum dan Mas Tommy Soeharto setuju memenuhi undangan PKS," ucapnya.

"Untuk berikutnya PKS yg ganti berkunjung ke Partai Berkarya. Dijadwalkan Selasa sore kami akan hadir di PKS," tandasnya.

Sebelumnya, Presiden PKS Sohibul Iman akan bertemu dengan Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau akrab disapa Tommy Soeharto. Pertemuan itu rencananya dilakukan pada Selasa (19/11) pukul 16.00 WIB di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.

"Besok jam 16.00 di Kantor DPP PKS Jalan Simatupang," kata Ketua DPP PKS Pipin Sopian pada wartawan, Senin (18/11).

Baca juga:
Presiden PKS Ungkap Pembicaraan soal Radikalisme Berujung Rangkulan dengan Paloh
Konsolidasi Oposisi, Presiden PKS Akan Bertemu Tommy Soeharto Besok
Hasil Rakornas, PKS Targetkan Menang 60 Persen di Pilkada 2020
Anggota Komisi I DPR Bantah Minta Setop dan Awasi Misionaris di Papua
Kronologi Perseteruan Fahri Hamzah dengan PKS Hingga Berujung Ganti Rugi Rp30 Miliar

(mdk/fik)