Blak-Blakan Sandiaga Tak Dilibatkan Pertemuan Prabowo dan Jokowi

Blak-Blakan Sandiaga Tak Dilibatkan Pertemuan Prabowo dan Jokowi
POLITIK | 1 Agustus 2019 05:32 Reporter : Desi Aditia Ningrum

Merdeka.com - Beberapa waktu lalu, pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto menjadi sorotan. Pertemuan keduanya menunjukkan bahwa 'pertarungan' telah usai dan saatnya untuk berdamai.

Dalam pertemuan itu tak melibatkan Ma'ruf Amin maupun Sandiaga Uno sebagai pasangan Prabowo pada Pilpres 2019. Meski begitu Sandi mengaku telah mengetahui rencana tersebut. Lalu bagaimana tanggapan Sandi soal pertemuan yang tak melibatkannya? Berikut ulasannya:

1 dari 4 halaman

Sandi Tak Dilibatkan Dalam Pertemuan

dilibatkan dalam pertemuan rev1

Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (30/7) malam, secara blak-blakan Sandiaga Uno mengatakan jika dirinya tak dilibatkan dalam pertemuan Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto. Menurut Sandi H-1 pertemuan, Prabowo sempat menghubungi membicarakan soal rencana itu.

"Saya baru tiba dari luar negeri, tiba-tiba pak Prabowo telepon menyampaikan akan ada pertemuan tinggal menunggu waktu, tempatnya belum diketahui. Dia bicara pakai bahasa Inggris mengatakan, 'this is a meeting will not include you'" kata Sandi.

2 dari 4 halaman

Beri Saran Tak Gabung Koalisi

tak gabung koalisi rev1

Saat menghubungi Sandiaga Uno, Prabowo Subianto tak lupa meminta saran terkait dengan rencana pertemuan dengan Presiden Jokowi. Kala itu, Sandi menyarankan agar Prabowo tak bergabung menjadi koalisi. Hal itu supaya ada keseimbangan dalam pemerintahan.

"Ada elite politik di luar pemerintah yang hadir untuk memberi masukan, input konstruktif, alangkah bermartabatnya kalau (partai-partai) menempatkan diri di luar pemerintahan memberi masukan konstruktif. Tapi keputusan terakhir di Prabowo dan partai-partai," kata Sandi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (30/7) malam.

3 dari 4 halaman

Harus Move On

on rev1

Sandiaga Uno mengakui banyak pendukung yang menyesalkan pertemuan Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi. Dia kemudian memberikan penjelasan terhadap para pendukungnya itu. Sandi menekankan bahwa pendukung harus move on atau lepas dari persoalan Pilpres 2019.

"Sebagian pendukung fanatik Prabowo-Sandi memang ada yang menyesalkan (pertemuan dengan Jokowi), tapi setelah saya temui satu per satu mereka dapat mengerti. Pak Prabowo mengedepankan kepentingan bangsa negara. This time to move on," ujar Sandi dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (30/7) malam.

4 dari 4 halaman

Tak Ada Pembicaraan Soal Bagi-Bagi Jatah

pembicaraan soal bagi bagi jatah rev1

Sandiaga Uno mengatakan pertemuan Prabowo Subianto dan Presiden Jokowi tak membicarakan soal bagi-bagi kursi. Hal itu diungkapkan langsung oleh Prabowo kepada Sandi setelah bertemu dengan Jokowi

"Tidak pernah ada pembicaraan bagi-bagi kursi atau bagi-bagi jatah. Tapi bagaimana memastikan bahwa Indonesia ini terus bisa menjawab tuntutan rakyat," kata Sandi di salah satu TV swasta. (mdk/has)

Baca juga:
NasDem Yakin Sandiaga dan Fadli Zon Pasti Menolak Jika Ditawari Kursi Menteri
3 Pengusaha Ini Beri Sinyal Tak Tertarik Jadi Menteri Jokowi
Mardani Ali Sera: Saya Pribadi Kalau Sandi ke PKS Mau Sujud Syukur
Gerindra Pastikan Pertemuan dengan Jokowi & Mega Tak Ganggu Hubungan Prabowo & Sandi
Gerindra: Sandiaga Tegas Ingin Oposisi Karena Sudah Bukan Kader Partai
Jokowi Beri Sinyal 4 Nama Tokoh Ini Cocok Jadi Menteri

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami