BPN Prabowo-Sandiaga Harap Penyampaian Visi Misi Saat Debat Tak Dibatasi

POLITIK | 12 Januari 2019 17:03 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga tak ingin ada batas waktu dalam debat perdana capres dan cawapres pada Kamis (17/1) mendatang. BPN tak ingin adanya durasi waktu nantinya membuat capres dan cawapres takkan bisa utuh menyampaikan visi misinya

"Sekarang yang paling penting adalah masalah-masalah yang muncul dalam debat pertama ini. Kemarin kita bicara dengan Bang Fery juga secara teknis ini bagaimana kok sebetulnya dari pihak kubu Prabowo ini kita menghendaki itu kalau bisa tidak dibatasi dengan durasi yang cuman 1 menit, 2 menit, 3 menit dilos aja," kata Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Siane Indriani, di Posko Pemenangan Prabowo-Sandi di Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Sabtu (12/1).

Mantan anggota Komnas HAM periode 2012-2017 ini mengatakan, pembatasan waktu dalam debat dikhawatirkan membuat kedua pasangan calon tak bisa utuh menyampaikan visi misinya. Dia mengharapkan tak ada batasan waktu saat pasangan calon saat memaparkan visi misi debat perdana dengan bertema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme, ini.

"Supaya kita bisa mendengarkan secara panjang lebar secara tuntas apa program yang akan kita laksanakan 5 tahun mendatang," ujar dia.

Dia pun mengungkapkan alasan BPN Prabowo-Sandiaga merevisi visi misi. Menurut dia, hal itu dilakukan karena Prabowo-Sandiaga tak ingin penyampaian visi misi hanya sekedar janji saja.

"Yang penting di sini mengapa sebetulnya kita melakukan revisi itu bukan sekedar masalah-masalah penting. Tetapi karena Pak Prabowo ini menginginkan bahwa visi misi itu bukan sekedar janji ini harus terukur, ini bisa enggak kita mau selesaikan 5 tahun ini dan menyerap aspirasi dari pihak-pihak yang selama ini didatangi," ungkapnya.

"Misalnya masih ada 1.000 titik yang sudah didatangi di seluruh Indonesia, itu aspirasi besar semua ada sedikit perubahan ada sedikit penajaman di sana-sini," tandasnya.

Seperti diketahui, debat perdana capres dan cawapres Pemilu 2019 digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (17/1) mendatang. Debat perdana itu bertema Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme.

Berikut rincian debat capres dan cawapres yang sudah disepakati kedua kubu capres dan cawapres:

Debat I

Waktu: 17 Januari 2019

Lokasi: Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan

Tema: Hukum, HAM, Korupsi, dan Terorisme

Peserta: Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden

Debat II

Waktu: 17 Februari 2019

Lokasi: Hotel Fairmont, Senayan

Tema: Energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, lingkungan hidup

Peserta: Calon presiden

Debat III

Waktu: 17 Maret 2019

Lokasi: Hotel Sultan, Senayan

Tema: Pendidikan kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya

Peserta: Calon wakil presiden

Debat IV

Waktu: 30 Maret 2019

Lokasi: Balai Sudirman, Tebet

Tema: Ideologi, pemerintahan keamanan serta hubungan internasional

Peserta: Calon presiden

Debat V

Waktu: Belum ditentukan

Lokasi: Hotel Bidakara, Pancoran

Tema: Ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan, investasi, serta industri.

Peserta: Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden

Baca juga:

Revisi Visi-Misi, Prabowo dan Sandiaga Ingin Sempurna

Busyro Jadi 'Pembisik' Prabowo-Sandi Hadapi Debat Tema Korupsi

5 Hari Jelang Debat Perdana, Prabowo-Sandi Sudah Terima 20 Daftar Pertanyaan

Mengintip Persiapan Prabowo-Sandi Jelang Debat Perdana, Tim BPN Bentuk Tim 8

Survei Index Research: Jokowi-Maruf 55,6 Persen, Prabowo-Sandi 32,3 Persen

Dua Capres Ditantang Jabarkan Program ke Akademisi

Gelar Nobar Debat Pilpres 2014, BPN Sebut Isu HAM Tak Muncul Saat Mega Duet Prabowo

(mdk/gil)