Busyro Jadi 'Pembisik' Prabowo-Sandi Hadapi Debat Tema Korupsi
POLITIK | 12 Januari 2019 15:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Busyro Muqqodas, turut memberikan masukan kepada paslon Prabowo-Sandi menghadapi debat pertama. Busyro mengaku dipilih Prabowo karena punya kompetensi di bidang Hukum, Korupsi, HAM dan Terorisme sesuai tema debat pertama.

"Jadi Pak Prabowo minta sekadar masukan-masukan di bidang itu karena melihat saya dinilai punya posisi dan kompetensi untuk masuk bidang itu," kata Busyro saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (12/1).

Dia mengungkapkan, Prabowo meminta masukannya dalam bidang korupsi, terorisme dan good governance.

"Itu bidang bidang yang selama ini ada kaitannya juga, terorisme itu kan tidak lepas dari radikalisme, radikalisme bisa muncul dari ketidakadilan sosial maupun kesenjangan ekonomi akibat dari tata kelola pemerintahan," paparnya.

Busyro menekankan, dirinya sekadar akademisi dan bukan timses Prabowo-Sandi bidang materi debat.

"Yang penting saya beri masukan dipakai atau enggak saya kan gak ikut berperan lagi (sebagai pejabat). Tidak termasuk dalam timses atau struktural, jadi lebih saya sebagai akademisi dan praktisi," ucapnya.

Meski begitu, Busyro belum bertemu Prabowo jelang debat. Dirinya baru berdiskusi dengan timses Prabowo-Sandi.

"Dulu sudah pernah ketemu, jelang debat belum. Dengan timnya sudah belum lama dalam dua minggu ini," jelas dia.

Baca juga:
Gelar Nobar Debat Pilpres 2014, BPN Sebut Isu HAM Tak Muncul Saat Mega Duet Prabowo
Dua Capres Ditantang Jabarkan Program ke Akademisi
Mengintip Persiapan Prabowo-Sandi Jelang Debat Perdana, Tim BPN Bentuk Tim 8
5 Hari Jelang Debat Perdana, Prabowo-Sandi Sudah Terima 20 Daftar Pertanyaan
Setelah Markas Pemenangan Diresmikan, Sandi Kembali Kampanye di Solo
KPU Sebut Penggantian Foto Capres Berbeda Dengan Revisi Visi-Misi
Prabowo Sandi Ganti Visi Misi, PSI Ibaratkan Bus di Tengah Jalan Mendadak Ubah Jalur

(mdk/lia)