Catatan PDIP ke Pemerintahan Jokowi Terkait Penanganan Pandemi Covid-19

Catatan PDIP ke Pemerintahan Jokowi Terkait Penanganan Pandemi Covid-19
Kunjungan Presiden Joko Widodo saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Bekasi Senin (14/6/2021). ©2021 Instagram @ridwankamil/editorial Merdeka.com
NEWS | 29 Juli 2021 20:02 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - PDI Perjuangan memberikan catatan terhadap penanggulangan pandemi Covid-19 oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. PDIP mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama menghadapi Covid-19.

"DPP PDI Perjuangan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus berjuang bersama menghadapi pandemi Covid-19. Bapak Presiden Joko Widodo sudah menyatakan PPKM level 4 diperpanjang hingga 2 Agustus mendatang, dengan berbagai pembatasan kegiatan sosial ekonomi yang harus kita ikuti bersama," ujar Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam keterangannya, Kamis (29/7).

Catatan PDIP, dari pantauan dan pelaksanaan di lapangan, sinkronisasi data kependudukan perlu diperbaiki. Supaya memperlancar penyaluran bantuan sosial (Bansos).

"Satu data yang sama akan menjadi kunci memastikan suksesnya program bansos yang sudah disiapkan. Selain itu, kami berharap petugas di lapangan memastikan bantuan yang disiapkan Pemerintah ini tepat sasaran diterima kepada rakyat yang membutuhkan," jelas Hasto.

Berikutnya, pemerintah perlu mengkampanyekan pentingnya vaksinasi. Serta dibarengi dengan akselerasi penyediaan vaksin untuk masyarakat.

"Kami harap vaksin yang sudah tersedia dipastikan efektivitasnya mulai dari pengadaan, distribusi, hingga sampai disuntikkan ke warga," kata Hasto.

PDIP juga mendorong riset dan inovasi untuk menemukan obat Covid-19. Selain dari riset vaksin. Hasto yakin Indonesia dengan kekayaan alamnya bisa menemukan obat bagi Covid-19.

Selain itu, PDIP mendorong masyarakat diedukasi hidup sehat untuk memperkuat imun.

"Masyarakat perlu mengetahui berbagai detail kecil yang kerap kita anggap sepele tapi sebenarnya justru krusial dalam menghadapi pandemi serta dampaknya. Komunikasi serta substansi yang baik serta terencana, menjadi kunci bagi setiap petugas pemerintahan yang melaksanakannya," ujar Hasto.

PDIP mengajak seluruh pihak mengapresiasi kekuatan rakyat khususnya tenaga kesehatan dan para relawan yang berada di garda terdepan. Mereka memastikan komitmen tracing, testing, treatment bisa berjalan baik di lapangan.

"Juga atas kegotongroyongan yang terus ditunjukkan oleh masyarakat. Dalam bentuk paling kecil seperti berbagi makanan bagi yang ekonominya sulit atau yang isolasi mandiri, hingga yang menghibahkan harta prinadi. Publik sedang dihebohkan dengan hibah Rp. 2 Triliun dari keluarga Akidi Tio di Sumatra Selatan. Semangat utama yang bisa kita lihat adalah kegotongroyongan yang memang kita hidupi sejak nenek moyang kita, yang terangkum dalam Pancasila," ujar Hasto.

PDIP sendiri intens mengikuti perkembangan situasi kondisi serta instruksi tiga pilar partai terkait pelaksanaan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri. Seluruh kader partai di semua tingkatan, kata Hasto, harus menghadirkan wajah kemanusiaan.

"Bahwa partai terus bergerak di depan menghadirkan wajah kemanusiaan, seluruh kader partai dari pengurus di struktur, yang duduk di jabatan eksekutif, hingga legislatif, harus turun membantu rakyat. Membuat dapur-dapur umum, membagikan jamu dan obat-obatan, membantu terlaksananya proses vaksinasi, hingga mengampanyekan hidup sehat," katanya.

Selain itu, PDIP juga menyoroti peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus. Situasi pandemi tidak bisa dinafikan. Maka itu PDIP akan memberikan instruksi kepada partai.

"Peringatan Hari Kemerdekaan adalah tradisi tahunan bagi kita semua. Namun situasi pandemi Covid ini tentu tak bisa kita nafikan. Karenanya, kita akan terus memantau situasi, dan pada saatnya akan mengeluarkan instruksi khusus mengenai pelaksanaannya," kata Hasto. (mdk/rhm)

Baca juga:
Megawati Soekarnoputri: Daerah Saya Lihat Sangat Lambat Tangani Bencana
Megawati: Bukan Bermaksud Sombong, Saya yang Membuat BMKG, BNPB, BNN, dan KPK
Bantu Tangani Pandemi Covid-19, PDIP Gelar Pelatihan Asisten Tenaga Kesehatan
Kantor PDIP Lenteng Agung akan Diubah Jadi Sekolah Partai
Alasan KPK Tak Tuntut Eks Mensos Juliari Pidana Seumur Hidup: Mengacu Fakta Sidang
Mantan Jubir KPK Nilai Tuntutan ke Juliari Tak Sebanding Penderitaan Rakyat

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami