Cawalkot Eri akan Libatkan Pengusaha Kembangkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Cawalkot Eri akan Libatkan Pengusaha Kembangkan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya
POLITIK | 28 September 2020 22:54 Reporter : Iqbal Fadil

Merdeka.com - Calon Wali Kota Surabaya yang diusung PDI Perjuangan (PDIP) Eri Cahyadi bertekad melanjutkan pemerataan pembangunan di Kota Surabaya. Tak hanya infrastruktur darat berupa jalan, Eri juga akan meningkatkan infrastruktur Pelabuhan Tanjung Perak.

Eri menilai, Pelabuhan Tanjung Perak berperan sentral bagi ekonomi, bukan hanya Surabaya, tapi juga Jawa Timur dan bahkan Indonesia Timur.

"Mayoritas jalur perdagangan di Jatim ya lewat Tanjung Perak, maka ke depan kolaborasi perlu diperkuat antara dunia usaha dan pemerintah, termasuk Pemkot Surabaya," kata Eri Cahyadi, Senin (28/9).

Eri mengatakan, penguatan kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah dibutuhkan agar pengembangan pelabuhan bisa terintegrasi dengan pusat-pusat ekonomi di sekitarnya.

"Jadi bukan hanya sisi transportasi lautnya. Keberhasilan sebuah pelabuhan menjadi unggul juga harus ditopang banyak hal, mulai dari koneksi dengan kawasan industri hingga standar pelayanannya," ujar mantan kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya tersebut.

Eri optimistis, pengembangan pelabuhan Tanjung Perak akan membawa perekonomian Surabaya memiliki daya saing baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Keberadaan pelabuhan adalah salah satu pilar cita-cita kami mewujudkan lingkungan bisnis berkelas dunia di Surabaya, dengan rantai pasok yang lancar, punya efisiensi dan berdaya saing. Kita akan gaspol untuk capai tujuan itu," kata Eri.

Sebelumnya, Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jatim mengharapkan calon wali kota Surabaya mendatang bisa mengakomodasi kepentingan warga yang selama ini beraktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak.

Ketua ALFI Jatim Hengky Pratoko di Surabaya, Sabtu lalu, mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dengan salah satu Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Armuji pada Jumat (25/9) malam.

"Kami sudah berdiskusi tentang Kota Surabaya ke depan, khususnya dalam hal penataan Pelabuhan Tanjung Perak yang merupakan salah satu jalur perdagangan terbesar di Indonesia," katanya seperti dikutip Antara.

Dia mengatakan Pelabuhan Tanjung Perak yang menjadi pintu masuk perdagangan Indonesia Timur ini perlu terus dikembangkan melalui sinergi dunia usaha dan pemerintah, termasuk Pemkot Surabaya. ALFI meyakini Eri Cahyadi bisa mewujudkannya, karena Eri mempunyai latar belakang pengelolaan dan pengembangan kota.

"Saya lihat pemikiran beliau sangat smart dan terbuka. Beliau juga masih muda," kata Hengky.

Ia mengatakan ke depannya Pemkot Surabaya setelah dipimpin Eri Cahyadi bisa lebih besar lagi mengakomodasi kepentingan warga di Tanjung Perak.

"Termasuk hak-hak pertanahan di pelabuhan ini bagaimana, termasuk rakyat yang menempati lahannya," kata Hengky, seraya menambahkan saat ini ALFI Jatim memiliki 1.000 anggota pengusaha. (mdk/bal)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami