Dasco Jadi Ketua Harian, Ini Pengurus Inti Baru Gerindra

Dasco Jadi Ketua Harian, Ini Pengurus Inti Baru Gerindra
POLITIK | 19 September 2020 21:22 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Hasil keputusan Kongres Luar Biasa Partai Gerindra yang digelar di kediaman Prabowo Subianto, Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat pada 8 Agustus 2020 lalu telah diajukan dan disahkan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasona H Laoly.

Partai Gerindra kini siap menyambut tahun politik 2020 dengan kepengurusan baru. Kabar baik itu disampaikan oleh Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani pada Sabtu (19/9).

Dia mengungkapkan, Kongres Luar Biasa yang sukses digelar secara online itu menampung begitu banyak aspirasi dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka sangat bersemangat untuk berpartisipasi dan berjuang bersama Prabowo Subianto lewat Partai Gerindra untuk memenangkan tahun politik 2020 ini.

Ahmad Muzani mewakili Partai Gerindra menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi kepada masyarakat, khususnya para ibu yang menunjukkan semangat perjuangan luar biasa dalam perjuangan politik.

Menurutnya, sikap militansi yang dibuktikan para ibu merupakan sebuah aset sangat besar yang dimiliki Partai Gerindra.

"Akan tetapi, kami harus dibatasi oleh waktu, hanya sebulan kami diberi waktu untuk menyusun kepengurusan tersebut. Kami juga harus dibatasi oleh jumlah, karena jumlah kepengurusan tentu saja tidak boleh terlalu gemuk, meskipun juga tidak boleh terlalu ramping," kata Muzani dalam siaran tertulis, Sabtu (19/9).

Walau begitu, dia menambahkan, Prabowo Subianto memperhatikan semua pandangan, nasehat, pikiran yang disampaikan masyarakat dalam menyusun kepengurusan Partai Gerindra, baik Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Dewan Pakar dan Dewan Pimpinan Pusat.

Adapun jumlah anggota kepengurusan Partai Gerindra terbaru antara lain, Dewan Pembina berjumlah 89 orang, Dewan Penasehat berjumlah 48 orang, Dewan Pakar berjumlah 43 orang, dan Dewan Pimpinan Pusat berjumlah 292 orang.

Dari jumlah tersebut pengurus laki-laki ada sebanyak 194 orang atau 66,44 persen, sedangkan pengurus perempuan berjumlah sebanyak 98 orang atau 33,56 persen.

"Jumlah ini telah melampaui syarat yang telah disyaratkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik yakni keterwakilan perempuan minimal 30 persen," jelas Muzani.

Keputusan susunan kepengurusan Partai Gerindra terbaru tersebut diungkapkan Ahmad Muzani telah diajukan dan disahkan Menkumham Yasona H Laoly lewat penerbitan Surat Keputusan Nomor N.MH-18.HH.11.01/2020 tentang Pengesahan Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Gerindra.

Terbitnya keputusan tersebut, lanjutnya, menyempurnakan perubahan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang diamanatkan Kongres Luar Biasa kepada Ketua Dewan Pembina sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang disempurnakan dan disusun kembali oleh Haji Prabowo Subianto telah merinci dari AD/ART yang lampau, tetapi dalam AD/ART tersebut tetap memberi kekuasaan yang besar kepada Ketua Dewan Pembina untuk mengambil kebijakan-kebijakan internal dan eksternal partai," terangnya.

Baca Selanjutnya: Kebijakan internal partai tersebut di...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami