Debat soal Perppu KPK, Arteria Dahlan Sampai Tunjuk-Tunjuk Emil Salim

POLITIK | 10 Oktober 2019 09:41 Reporter : Fikri Faqih

Merdeka.com - Politikus PDIP Arteria Dahlan menjadi trending topik di Twitter lantaran aksinya adu argumen dengan Emil Salim terkait Perppu KPK. Selain warganet sejumlah pihak turut prihatin dengan cara Arteria yang menunjuk-nunjuk dan menyebut Emil sesat.

Perdebatan yang ditayangkan di acara Mata Najwa pada Rabu (9/10), membuat warganet geram. Dalam potongan video di media sosial, Arteria tidak hanya beradu argumen dengan Emil Salim, bahkan Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas, Feri Amsari tak diberi kesempatan bicara.

Sujiwo Tejo melalui akun Twitternya menyinggung mengenai sikap Arteria dalam diskusi tersebut. Bahkan, budayawan sekaligus dalang itu meminta Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk meminta maaf kepada Emil Salim atas perbuatan kader partainya tersebut.

"Mbak Mega sebaiknya minta maaf kepada Bapak Emil Salim atas perlakuan kasar anggotanya terhadap sesepuh kita bersama itu. Bahkan bila salah pun, orangtua tak boleh dikasari. Begitu adab kita mengajar. Permintaan maaf langsung dari yg bersangkutan, sudah tidak level lagi, Mbak," tulis @sudjiwotedjo.

Selain itu, dosen filsafat Universitas Indonesia, Rocky Gerung juga menyindir kebiasaan 'ngamuk di studio' dalam kicauannya. Bahkan, dia mengingatkan, DPR bertugas untuk mengingatkan Presiden, bukan malah memarahi rakyat.

"Si anggota DPR itu adalah watchdog (anjing pengawas). Tugasnya adalah menggonggongi Presiden. Bukan menyalak pada tuannya, yaitu rakyat," tulis @rockygerung.

Tidak hanya menjadi trending topic, informasi diri Arteria Dahlan di Wikipedia Indonesia juga jadi sasaran kekesalan warganet. Sebab, warganet merusak artikel Arteria Dahlan di Wikipedia Indonesia.

"Wikimin tidak mengerti kenapa Wikipedia yang harus menjadi sasarannya. Toh, bukan ybs. pembuat artikelnya dan yang jelas dirugikan adalah kami. Masa bodoh wikimin dikatakan tidak seru karena tidak lucu. Melucu memangnya selalu harus merugikan pihak lain? Bhay," tulis akun resmi Wikipedia Indonesia, @idwiki.

Baca juga:
Sosok Emil Salim, Profesor yang Ditunjuk-tunjuk & Disebut Arteria Dahlan Sesat
KPK Serahkan Nasib Pemberantasan Korupsi ke Jokowi
Buntut Debat dengan Emil Salim, Profil Arteria Dahlan 'Dibajak' Netizen
Pimpinan MPR Minta Presiden Tak Terburu-buru Terbitkan Perppu KPK
PKS Ingatkan Perlu Kegentingan Memaksa untuk Keluarkan Perppu KPK

(mdk/fik)