Dede Yusuf Prediksi Demokrat Umumkan Arah Politik saat Ulang Tahun 9 September

POLITIK | 11 Juli 2019 19:34 Reporter : Sania Mashabi

Merdeka.com - Majelis Tinggi Partai Demokrat akan segera menggelar rapat untuk menentukan arah partai usai Koalisi Adil Makmur dibubarkan Prabowo Subianto. Ketua DPP Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi memprediksi keputusan arah politik ke depan akan ditentukan saat ulang tahun partai pada (9/9) mendatang.

"Dugaan saya, keputusan politik yang akan diambil adalah di ulang tahun Demokrat yaitu di 9 September. Jadi saling mendengar lah ya, dari daerah, masukan dari kawan-kawan daerah seperti apa," kata Dede di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7).

Ditanya soal pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dengan seluruh pengurus DPD, Dede menyebut tak ada pembahasan politik dalam agenda tersebut. Pertemuan itu, kata dia, hanya sebatas silaturahmi SBY dengan pengurus karena selama ini fokus menemani Ani Yudhoyono di Singapura.

"Mungkin lebih silaturahmi karena hampir selama beberapa bulan ini kan Pak SBY hilang dari komunikasi dengan daerah," ungkapnya.

Meski demikian, dia menuturkan, DPP membutuhkan masukan dari DPD-DPD terkait arah politik Demokrat berikutnya. "Sekarang dibutuhkan ini adalah masukan-masukan dari daerah terkait perolehan suara pileg, pergerakan mesin partai, dan sebagainya. Justru lebih kepada sambungrasa antara Pak SBY dengan daerah," ucapnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan menyebut, keputusan bakal berkoalisi dengan kubu pemerintahan atau oposisi di tangan Majelis Tinggi Partai. Majelis tinggi pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu akan menggelar rapat setelah 10 Juli atau 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Majelis tinggi baru akan bersidang sesudah masa kedukaan yang kami sampaikan 10 juli selesai. Nanti di situ diputuskan posisi Partai Demokrat," kata Hinca.

Baca juga:
SBY Kumpulkan DPD Demokrat di Cikeas
Demokrat Ogah Terima Kasih pada Prabowo: Tidak Layak!
Hakim MK dan Kuasa Hukum Demokrat Berdebat Soal Dokumen Hilang Karena Hantu
Gerindra: Harusnya Demokrat Terima Kasih ke Pak Prabowo
Mungkinkah PKS Jadi Partai Oposisi Sendirian?

(mdk/ray)