Demokrat: Jangan Salahkan Jika SBY Demo Istana Jika KLB Ilegal Dibiarkan

Demokrat: Jangan Salahkan Jika SBY Demo Istana Jika KLB Ilegal Dibiarkan
SBY pidato di Peringatan HUT ke-17 Partai Demokrat. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho
POLITIK | 5 Maret 2021 10:50 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bisa demonstrasi di depan Istana. Apabila, Presiden Joko Widodo tidak bertindak dalam kudeta Partai Demokrat yang makin terang.

"Soal etika hargai mantan Presiden (SBY) yang lakukan kebenaran juga beku hatinya. Jangan salahkan jika mantan Presiden demonstrasi di Istana dg standar prokes," cuit Andi dalam akun Twitternya @AndiArief_ID, Jumat (5/3).

Andi protes Pemerintah seolah membiarkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat berjalan. Ia menilai Jokowi terlalu lembek membela demokrasi.

"Pemerintah lakukan pembiaran jika KLB ilegal terjadi. Pak Jokowi harusnya bisa bertindak, terlalu lembek bela demokrasi," lanjut Andi.

Sebelumnya, Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat hampir dipastikan digelar di Deli Serang, Sumatera Utara. KLB diklaim akan dihadiri 1.200 orang.

Sementara, DPP Demokrat menegaskan KLB ini ilegal dan inkonstitusional. Pemilik suara yang hadir dinilai palsu. (mdk/ray)

Baca juga:
Tepergok Elite Demokrat, Marzuki 'Balik Arah' Berdalih Tak Tahu KLB Bodong
Demokrat: Tak Ada Ketua DPD & Ketua DPC Hadir KLB Abal-abal, Semua Masih Waras
Diduga Mau Hadiri KLB, Marzuki Alie Dicegat Elite Demokrat di Kualanamu
Demokrat: Peserta KLB Deli Serdang Bukan Pemilik Suara Sah, Diimingi Sejumlah Uang
Demokrat Minta Kemenkum HAM Tolak Hasil Kongres Ilegal dan Inkonstitusional

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami