Demokrat Ogah Koalisi, PDIP Ingatkan Politik Sangat Dinamis

Demokrat Ogah Koalisi, PDIP Ingatkan Politik Sangat Dinamis
POLITIK | 28 Februari 2020 21:00 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Demokrat menegaskan menolak berkoalisi dengan PDIP dan Gerindra yang dianggap tengah membangun kekuatan dari sekarang untuk Pemilu 2024. Namun hal tersebut ditanggapi santai oleh PDIP.

Politikus PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno mengingatkan, sebaiknya Demokrat tidak terperangkap fenomena yang sementara.

"Politik sangat dinamis. Pilihan-pilihan politik bisa berubah setiap waktu. Jadi jangan terperangkap dengan fenomena yang sifatnya temporer," ujar Hendrawan melalui pesan singkat, Jumat (28/2).

Hendrawan mengatakan, ruang penjajakan masih harus dibuka. Sebab, seni membangun kebersamaan dan kesepakatan adalah bagian dari politik.

"Jadi ruang saling berkomunikasi, saling menjajaki, harus terus dibuka dan dimanfaatkan. Seni membangun kebersamaan dan kesepakatan adalah bagian dari politik," kata dia.

1 dari 1 halaman

Soal kans PDIP dan Gerindra berkoalisi di 2024, Hendrawan menilai mungkin terjadi. Namun masih terlalu jauh.

"Masih jauh. Dalam politik, semua serba mungkin. Tapi ketergesa-gesaan juga berbahaya," kata dia.

Partai Demokrat mengendus rencana membangun kekuatan politik besar antara PDIP dan Partai Gerindra. Hal itu tampak dari pertarungan politik pemilihan Wagub DKI di DPRD Jakarta.

Politikus Demokrat Andi Arief menyayangkan hal itu. Apalagi, membangun kekuatan itu di tengah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga kader PDIP masih berkuasa. Hal tersebut dinilai tidak etis.

"Tahun 2024 masih lama. Tapi PDIP dan Gerindra memulai genderang bersatu dari sekarang. Itu hal biasa, meski tak elok Pak Jokowi kekuasaannya berusia muda di jabatan ke dua. Perang pertama dimulai pemilihan cawagub DKI. Tidak mungkin Demokrat mendukung koalisi Gerindra dan PDIP," kata Andi kepada wartawan, Jumat (28/2). (mdk/rnd)

Baca juga:
Demokrat Enggan Merapat ke PDIP dan Gerindra, PKS Masih Buka Kemungkinan Koalisi
Demokrat: 2024 Masih Lama, PDIP dan Gerindra Sudah Mulai Genderang Bersatu
Demokrat: Ibas dan Seluruh Pengurus Parpol Sepakat AHY Aklamasi di Kongres!
Kubu Cikeas vs Kubu Condet di Kongres Demokrat
Takhta Demokrat: Gerilya Ibas Gembosi AHY
Demokrat Sindir Pimpinan DPR: Bapak Ibu Ini Bukan Kantor Cabang Eksekutif
Demokrat Duga Harun Masiku Dibunuh, PDIP Tolak Ikut Campur

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami