Deretan Tim Kampanye Jokowi Jadi Menteri, dari Erick Thohir Hingga Bahlil Lahadalia

POLITIK | 23 Oktober 2019 10:10 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Sejumlah tokoh yang membantu Presiden Joko Widodo saat kampanye Pilpres 2019, ditunjuk sebagai anggota Kabinet Indonesia Maju. Tokoh tersebut merupakan menteri dengan latar belakang profesional.

Pertama, ada nama mantan Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir. Bos Mahaka Group itu diperkenalkan Jokowi sebagai Menteri BUMN.

"Bapak Erick Thohir, Menteri BUMN," kata Jokowi saat memperkenalkan kabinet sambil duduk di tangga Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/10).

Kedua, praktisi media Wishnutama Kusbandio yang ditunjuk sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Bos NET TV itu, mengambil peran di balik layar selama kampanye Jokowi-Ma'ruf. Dia terlihat beberapa kali saat kampanye terbuka, sampai persiapan debat terbuka calon presiden.

Wishnutama dan Erick telah lama membantu Jokowi. Keduanya berperan saat Asian Games 2018. Erick didapuk sebagai Ketua Panitia Asian Games 2019. Sementara Wishnutama merupakan otak dibalik kemegahan pembukaan dan penutupan Asian Games 2018.

Mantan Ketua HIPMI Bahlil Lahadalia juga ditunjuk Jokowi sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Bahlil masuk struktur Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf. Dia menjabat sebagai Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Ma'ruf.

Diberitakan, Presiden Jokowi telah mengumumkan nama-nama anggota Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka. Sejumlah nama baru menghiasi kabinet, namun banyak nama-nama lama yang bertahan di posisinya.

Usai mengumumkan nama-nama pembantunya, Jokowi menyampaikan beberapa pesan kepada para menterinya yang akan mulai bekerja hari ini.

"Jangan korupsi!" ucap Jokowi yang duduk di tangga Istana Merdeka, Rabu (23/10).

Jokowi juga mengingatkan para menteri untuk menjalankan visi dan misi presiden dan wapres. "Tidak ada visi misi menteri, yang ada visi misi presiden dan wakil presiden," tegasnya.

Jokowi juga mengingatkan agar semua menteri bekerja cepat. "Kita semua harus kerja cepat, kerja keras, kerja produktif. Jangan terjebak rutinitas monoton. Kerja yang berorientasi pada hasil nyata, selalu mengecek masalah di lapangan dan temukan solusinya," imbuhnya.

Terakhir Jokowi menyatakan tak segan-segan mencopot para menteri yang tidak serius bekerja. "Semuanya harus serius bekerja. Yang enggak serius, tidak hati-hati saya pastikan, bisa saya copot di tengah jalan," ujarnya.

Baca juga:
Ini Menteri Paling Muda dan Tua di Kabinet Jokowi
Usai Jokowi Umumkan Susunan Kabinet, Rupiah Bergerak Melemah Tipis
Para Menteri Senior Ini Menjabat dari Zaman Presiden Gus Dur, SBY Hingga Jokowi
Ini Para Jenderal TNI dan Polri yang Jadi Menteri Jokowi
Perkenalkan Zainudin Jadi Menpora, Jokowi Ingatkan 'Sepak Bolanya Pak'
Dipercaya Jadi Menkes, Dokter Terawan Diminta Jokowi Urus Stunting Hingga BPJS
Usai Diperkenalkan, Para Menteri Jokowi Berganti Jas Terima SK

(mdk/gil)