Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Paslon Petahana Ilyas-Endang Minta Pendukung Tenang

Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Paslon Petahana Ilyas-Endang Minta Pendukung Tenang
POLITIK | 17 Oktober 2020 16:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Calon bupati dan wakil bupati Ilyas Panji Alam dan Endang Putra Utama mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung (MA) setelah didiskualifikasi oleh KPU Ogan Ilir. Mereka juga meminta pendukungnya tidak terprovokasi.

"Kami menempuh langkah hukum dengan melayangkan gugatan kepada Mahkamah Agung. Sebab, Ilyas merasa diberlakukan tidak adil, baik oleh KPUD maupun Bawaslu Ogan Ilir," tulis Ilyas dalam siaran persnya, Sabtu (17/10).

Selain itu, Calon Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir ini, meminta pendukungnya tidak terprovokasi dan tetap berikhtiar untuk dapat kembali berkontestasi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ogan Ilir untuk tenang dan jangan terprovokasi. Terus berikhtiar memperjuangkan keadilan, rapatkan barisan dan berdoa semoga Allah SWT," harap dia.

Terkait kasus ini, Pengamat hukum Chrisman Damanik, menilai keputusan diskualifikasi oleh KPUD Ogan Ilir terkesan dipaksakan.

"Ini keputusan (KPUD Ogan Olir) yang ngawur, dipaksakan,” tulis Chrisman dalam siaran pesan tertulis.

Chrisman menambahkan, Ilyas dan Endang sudah mengklarifikasi dugaan pelanggaran secara komprehensif. Sehingga, KPUD seharusnya tidak sampai harus mendiskualifikasi mereka.

"Kalau didiskualifikasi maka hanya akan ada satu pasang calon. Ini bukan hal yang baik bagi demokrasi," saran Chrisman.

Chrisman pun mendorong tim kuasa hukum Paslon Ilyas-Endang melaporkan Komisioner Bawaslu dan KPUD setempat kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

"DKPP nantinya bisa memeriksa dan mendalami kenapa KPUD mengeluarkan surat putusan diskualifikasi yang ditujukan kepada Paslon Ilyas-Endang. Hukum menciptakan keadilan, sehingga diharapkan tidak ada penyalahgunaan aturan hukum yang terjadi," Chrisman menandasi.

Ilyas dan Endang diskualidikasi usai mendapat surat keputusan dari KPUD Ogan Ilir, Nomor 2633/HK.03.1-Kpt/1610/KPU-Kab/X/2020 tetang pendiskualifikasian Paslon Ilyas-Endang atas kasus dugaan kampanye terselubung yang dilaporkan pesaingnya, pasangan calon Panca dan Ardani.

Reporter: M Radityo

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
KPU Jateng Targetkan Angka Partisipasi di Pilkada 2020 Capai 77,75 Persen
Tim Pemenangan PAN Targetkan Gibran-Teguh Menang Pilkada Solo 98 Persen
Sebulan Tak Muncul, Cawalkot Tangsel Muhamad Jawab Isu Kena Corona & Ilmu Hitam
Gibran 'Belanja' Masalah Warga Solo Lewat Kampanye Virtual
Didiskualifikasi KPU Ogan Ilir, Paslon Ilyas-Endang akan Ajukan Gugatan ke MK

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami