Didukung Jadi Ketum Golkar, Bamsoet Mengaku Butuh Waktu untuk Memutuskan

POLITIK | 17 Juni 2019 19:01 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo mengungkapkan dirinya tak punya ambisi untuk maju sebagai kandidat Ketua Umum Golkar. Bamsoet mengaku ingin fokus menjalankan tugasnya sebagai ketua DPR RI.

"Sampai saat ini, jujur saya tidak memiliki keinginan apapun kecuali ingin menyelesaikan tugas dan tanggung jawab saya sebagai ketua DPR RI dengan baik," kata Bamsoet lewat keterangannya, Senin (17/6).

Meski begitu, Bamsoet mengucapkan terima kasih kepada juniornya yang tergabung dalam berbagai organisasi kepemudaan Partai Golkar yang menginginkan dirinya maju sebagai calon ketua umum partai Golkar.

"Saya anggap ini sebagai bentuk aspirasi arus bawah," ucapnya.

Bamsoet menilai bahwa Golkar merupakan partai terbuka yang menjunjung demokrasi. Sehingga, tidak perlu alergi jika ada calon lain yang ingin maju jadi Ketum.

Justru, tugas Golkar adalah mendorong agar muncul sebanyak-banyaknya kader muda partai Golkar meramaikan bursa caketum partai beringin. Menurutnya semakin banyak kandidat kaderisasi berjalan baik dan Golkar semakin bagus.

"Kita juga perlu memberikan apresiasi kepada Ketua Umum Partai Golkar yang telah menyatakan secara terbuka akan maju lagi memimpin Golkar untuk periode 2019-2024," ucapnya.

Bamsoet meminta para kader muda partai Golkar menahan diri dan tak perlu ribut-ribut untuk mendukungnya sebagai ketua umum. Dia ingin pihaknya juga menunggu sampai hasil keputusan MK menetapkan Jokowi sebagai Presiden RI 2019-2024 yang diputuskan pada tanggal 28 Juni 2019.

"Beri saya waktu. Karena sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Soksi dan kader sekaligus pengurus harian partai Golkar saya harus minta pertimbangan dan berbagai masukan," terangnya.

"Selain dari Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga dari para senior dan sesepuh Golkar, termasuk Plt ketua umum Depinas Soksi Bobby Suhardiman," tambah Bamsoet.

Lebih lanjut, kata dia, partai Golkar adalah partai Pengusung Jokowi sebagai Presiden RI dan partai pendukung pemerintah. Maka dari itu, Bamsoet memerlukan pandangan dan pertimbangan Jokowi termasuk pandangan para ketua umum partai politik sebagai sesama kolega di koalisi Pemeritah.

"Jadi sekali lagi. Beri saya waktu. Pada saatnya nanti saya akan jawab dengan lugas. Sehingga kalau nanti saya menyatakan maju, itu berarti saya sudah mendapat restu dan perintah dari para stakeholders yang saya sebutkan tadi," tandas Bamsoet.

(mdk/bal)