Ditugasi Kembangkan Food Estate di Kalteng, Prabowo Dinilai Sedang Diuji Jokowi

Ditugasi Kembangkan Food Estate di Kalteng, Prabowo Dinilai Sedang Diuji Jokowi
POLITIK | 10 Juli 2020 11:31 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo memberi tugas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto sebagai leading sector pengembangan Food Estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Wakil Ketua Komisi IV DPR, Daniel Johan melihat Jokowi tengah menguji Prabowo.

"Mungkin ini tugas khusus yang diberikan sambil menguji kinerja Pak Prabowo, mengingat Pak Prabowo senantiasa berbicara mengenai kedaulatan pangan," kata Daniel kepada Liputan6.com, Jumat (10/7).

Namun, dia menuturkan, sebenarnya tugas itu seharusnya dilimpahkan ke Kementerian Pertanian. Agar tidak rumit pengurusannya.

"Sebaiknya tugas ini memang dilimpahkan ke kementerian pertanian karena infrastruktur dan birokrasi terkait adanya di sana sehingga lebih efektif tidak muter-muter lagi," jelas Daniel.

Namun, politisi PKB ini menegaskan, tetap mendukung keputusan Jokowi sambil melihat hasil kinerjanya.

"Tapi kalau sudah diputuskan menjadi tugas Menhan, yah kita dukung dan lihat bagaimana nanti jalannya," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi meminta Menhan Prabowo menjadi leading sector pengembangan Food Estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah.

Kendati begitu, pembangunan lumbung padi tetap akan dimonitor oleh Kementerian Pertanian dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Karena ini menyangkut cadangan strategis pangan kita, leading sector-nya akan kita berikan ke Pak Menhan yang tentu saja didukung Pak Menteri Pertanian, juga Menteri PU. Tentu saja di daerah kita harapkan ada dukungan dari gubernur dan para bupati," kata Jokowi di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis (9/7).

Pengembangan lumbung pangan baru tersebut diharapkan dapat menjadi sumber cadangan logistik nasional untuk mencegah kekurangan pasokan pangan dalam negeri. Selain itu, cadangan logistik tersebut juga digunakan untuk mengantisipasi krisis pangan.

"FAO (Organisasi Pangan dan Pertanian) sudah mengeluarkan peringatan bahwa krisis pangan akan melanda dunia karena pandemi juga karena memang adanya musim yang tidak bisa diatur dan diprediksi. Oleh sebab itu, kita menyiapkan sekarang ini yang namanya cadangan logistik nasional," jelas Jokowi.

Reporter: Putu Merta Surya Putra

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Momen Kebersamaan Prabowo Dampingi Presiden Jokowi Kunjungan Kerja ke Kalteng
Kemhan Klaim 85 Persen Anggaran Dibelanjakan ke Perusahaan Dalam Negeri
Potret Jokowi dan Prabowo Kerja Bareng
Jokowi Minta Prabowo Beli Alutsista dari Perusahaan Dalam Negeri
Ajudan Ungkap Ucapan Prabowo Sakti, Sampai Sering Bilang 'Hati-Hati Sama Mulut Saya'
Dahnil: Kemhan Fokus Covid-19, Belanja Alutsista cuma yang Urgent

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami