DPR Bentuk Panja Jiwasraya, Ma'ruf Sebut Pemerintah Tak Ikut Campur

POLITIK | 22 Januari 2020 16:30 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - DPR telah membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mengungkap skandal PT Jiwasraya. Sejumlah pihak menilai DPR lebih efektif membuat Panitia Khusus (Pansus) ketimbang Panja.

Menanggapi itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan, hal tersebut adalah kewenangan DPR. Pemerintah tidak mau mencampuri urusan wakil rakyat.

"Itu kan kewenangan DPR, jadi pemerintah tidak akan masuk ke wilayahnya DPR. Kita biarkan nanti DPR melakukannya seperti apa. Saya tidak melihat bahwa itu satu kelemahan, tetapi itu alternatif DPR untuk membentuk Panja. Kita ikuti saja nanti apa yang dilakukan DPR," kata Ma'ruf di Istana Wapres, Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

Menurutnya, DPR punya pertimbangan sendiri bahwa pembentukan Panja sudah cukup. Ma'ruf tidak ingin pemerintah masuk wilayah DPR.

"Saya kira kalau DPR itu hanya membentuk Panja, berarti DPR menilai bahwa itu cukup," ucapnya.

1 dari 1 halaman

Percayakan kepada Kejagung

Ma'ruf menambahkan, dalam kasus Jiwasraya, sikap pemerintah sudah mempercayakan kepada Kejaksaan Agung untuk mengusut secara tuntas. Dia menyebut, Kejagung juga sudah mentersangkakan beberapa orang.

"Pemerintah meminta itu untuk diselesaikan dengan tuntas. Jadi sudah, semangatnya sudah cukup dan Kejaksaan Agung sudah melaksanakan dengan baik," katanya. (mdk/eko)

Baca juga:
Ombudsman Sebut Pengembalian Tugas OJK ke Bank Indonesia Pernah Dilakukan Negara Lain
Mahfud Tegaskan Pidana Jiwasraya dan Asabri Tak Bisa Dibelokkan ke Perdata
Wimboh Santoso soal Wacana Pembubaran OJK: Kami Bekerja Profesional
Ombudsman Investigasi OJK soal Jiwasraya dan Asabri, Ini Hal yang Akan Diusut
DPR: Rakyat Tak Pusing Panja-Pansus, yang Penting Uang di Jiwasraya Kembali
Buntut Kasus Jiwasraya, Pemerintah Godok Pembentukan Lembaga Penjamin Polis

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.