DPR Harap Keuntungan Garuda Menambah Semangat Tingkatkan Pelayanan

DPR Harap Keuntungan Garuda Menambah Semangat Tingkatkan Pelayanan
POLITIK | 26 Juli 2019 18:58 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR, Azam Azman, memuji kinerja PT Garuda Indonesia Tbk yang mencetak keuntungan pada Kuartal 1-2019 sebesar USD 19,73 juta. Keuntungan itu dianggap prestasi menonjol karena periode sebelumnya merugi USD 64,27 juta.

"Harus kita hormati restatement laporan keuangan Garuda Indonesia, apalagi cetak keuntungan sebesar itu. Saya yakin sudah diaudit dan tidak ada rekayasa," kata Azam, kepada wartawan, Jumat (26/7).

Pada Jumat (26/7), Garuda Indonesia mengumumkan restatement (penyajian ulang) laporan keuangan 2018 dan Kuartal 1 2019 sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung pelaksanaan Good Corporate Governance. Penyajian ulang laporan itu merespons keputusan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Azam menyampaikan, Garuda Indonesia terus menunjukkan perbaikan kinerja di bawah kepemimpinan Ari Askhara selaku Direktur Utama. Menurut dia, keuntungan pada Kuartal 1 yang setara Rp 280 miliar itu harus melecut kinerja Garuda Indonesia dalam meningkatkan layanan pada masyarakat.

"Semoga keuntungan ini menambah semangat Garuda Indonesia meningkatkan layanan pada penumpang," ujar anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut.

"Dan saya melihat, prestasi Garuda Indonesia ini melecut maskapai lain untuk turut perbaiki kinerja dan layanannya," sambung Azam.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia Fuad Rizal menyampaikan, dalam menyajikan restatement laporan laba rugi periode buku 2018 dan Kuartal 1 2019, Garuda Indonesia sudah melakukan korespondensi dengan OJK, BPK dan serta melibatkan para ahli dalam bidang akuntansi, auditing dan legal.

"Untuk memastikan laporan tersebut sesuai aturan dan penerapan standar akuntansi serta auditing," ujar Fuad.

Lebih lanjut, Fuad menegaskan, dengan penyajian ulang (restatement) laporan keuangan ini tidak ada rasio-rasio yang dilanggar karena penyajian kembali laporan keuangan ini disebabkan karena adanya miss intepretation dalam menerapkan standar akuntansi keuangan dan setelah disajikan kembali, pihaknya tetap memperoleh dan pendapat 'Wajar Tanpa Modifikasian'.

Sejalan dengan penyajian ulang laporan keuangan tersebut, Garuda Indonesia terus menunjukkan peningkatan kinerja dengan berhasil mencatatkan pertumbuhan positif pada Kuartal 1-2019 dengan membukukan laba bersih USD 19,73 juta, meningkat signifikan dibanding periode sebelumnya yang merugi USD 64,27 juta.

"Dengan pertumbuhan positif maskapai di Kuartal 1-2019 tersebut, Garuda Indonesia optimistis tren kinerja maskapai ke depannya akan terus tumbuh positif," kata Fuad. (mdk/rnd)

Baca juga:
TV di Bangku Pesawat Rusak, Garuda Indonesia Dituntut Ganti Rugi Rp100
Respons Garuda Indonesia soal Saham Sempat Turun Akibat Rugi 2018
Cerita Lengkap Kerja Sama Garuda Indonesia dan Mahata Hingga Putus Kontrak
Kenaikan Harga Tiket Pesawat Buat Laba Garuda Indonesia Capai USD 19,7 Juta
Garuda Optimis Raup Laba Bersih Rp978,58 Miliar di Akhir 2019

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami