DPR Ingatkan Polisi Kedepankan Sikap Humanis Saat Awasi New Normal

DPR Ingatkan Polisi Kedepankan Sikap Humanis Saat Awasi New Normal
POLITIK | 28 Mei 2020 08:44 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - Ketua Komisi III DPR RI Herman Hery mengingatkan aparat kepolisian yang diterjunkan selama protokol new normal atau normal baru mengedepankan pendekatan humanis.

Aparat kepolisian dan TNI diturunkan untuk membantu adaptasi masyarakat. Herman berharap kehadiran Polri dan TNI untuk mempercepat sikap disiplin di masyarakat.

"Petugas kepolisian yang dikerahkan untuk adaptasi new normal ini fungsinya lebih kepada mengawasi penerapan protokol kesehatan sesuai PSBB. Tujuannya tak lain supaya masyarakat bisa segera betul-betul berdisiplin menerapkan pola pencegahan penyebaran Covid-19 sehingga kurva virus Corona bisa segera menurun," katanya dalam keterangan yang diterima, Kamis (28/5).

"Dalam tugasnya di lapangan, aparat kepolisian harus mengedepankan pendekatan humanis. Ingatkan dengan baik warga yang tidak mengenakan masker, awasi fasilitas publik agar orang yang berada di dalamnya tidak melebihi kapasitas aman, atur antrean agar sesuai prinsip jaga jarak aman, serta memberi edukasi kepada warga soal pentingnya disiplin menerapkan protokol kesehatan," jelas politikus PDIP itu.

Presiden Joko Widodo memutuskan akan menerjunkan anggota Polri dan TNI di empat provinsi dan 25 kabupaten/kota. Bakal ada 240 ribu anggota Polri dan TNI dalam persiapan normal baru. Herman menilai Polri perlu cermat mengatur kebutuhan personel di lapangan.

"Polri harus cermat dalam mengatur kebutuhan personel yang diterjunkan untuk membantu persiapan new normal ini. Begitu pun dengan kebutuhan petugas yang dikerahkan ke lapangan, mesti betul-betul dicukupi," ungkap Herman.

Dia mengingatkan aparat yang bertugas akan menghadapi reaksi dari masyarakat. Herman meminta kepolisian tetap profesional dan tak mudah terpancing.

"Bagaimana pun reaksi dari masyarakat, petugas kepolisian harus tetap berpegang pada profesionalisme. Petugas yang diturunkan ke lapangan harus betul-betul mencamkan bahwa fungsi mereka kali ini fokus pada fungsi edukasi," pungkasnya. (mdk/fik)

Baca juga:
Masyarakat Pinggiran Jakarta Dinilai Sulit Terapkan New Normal
Gerindra DKI: Tanpa Dukungan Semua Lini, New Normal akan Menjadi New Nestapa
Video Wawancara Khofifah: Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal
Grab Prediksi Layanan Pengiriman Tetap Meningkat Saat New Normal
Jakarta Menuju Kenormalan Baru
New Normal di Kota Bekasi Dimulai Jumat, Tempat Ibadah dan Restoran Dibuka

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami