DPR Sepakat Anggota Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden

POLITIK | 16 September 2019 22:03 Reporter : Ahda Bayhaqi

Merdeka.com - DPR telah sepakat dengan pemerintah terkait poin pemilihan anggota dewan pengawas dipilih langsung oleh Presiden. Sebelumnya DPR merasa keberatan atas poin tersebut.

"Dewas itu periode 4 tahun. Di dalam keputusan sekarang ini dewan pengawas adalah sebanyak lima orang dan semuanya adalah dipilih oleh pemerintah atau presiden," ujar anggota Panja Revisi UU KPK Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (16/9).

Anggota Fraksi NasDem itu mengatakan, masih ada dua fraksi yang memberikan catatan. Dua fraksi adalah Demokrat dan PKS. Dua fraksi tersebut ingin porsi pemilihan anggota dewan pengawas yang beranggotakan lima orang, 50 persen dari DPR dan 50 persen pemerintah.

Namun, mayoritas fraksi sudah sepakat pada periode pertama dipilih Presiden. Periode berikutnya tetap oleh presiden dengan proses panitia seleksi (Pansel).

Alasannya supaya tidak terjadi tarik menarik kepentingan. Serta menyanggah bahwa ada kepentingan DPR.

"Kami anggap ya untuk sementara ini agar tidak membuat nanti tarik-menarik dari berbagai kepentingan politik maka Kami anggap yang tepat presiden. Sekaligus juga untuk menyanggah bahwa ada pendapat ada kepentingan DPR," jelas Taufiqulhadi.

Sementara itu kriteria anggota dewan pengawas adalah warga negara dengan umur paling rendah 55 tahun. Dengan latar belakang bukan orang partai politik.

"Enggak bisa karena tidak boleh anggota parpol," kata Taufiqulhadi.

Baca juga:
Jawaban Majalah Tempo Sampul Gambar Jokowi Dilaporkan ke Dewan Pers
Alexander Marwata: Penyadapan KPK Izin Dewan Pengawas Itu Malah Ribet
KPK Surati DPR Minta Pengesahan Revisi UU Ditunda
Politikus PKS Usul Dewan Pengawas KPK Dipilih DPR
PKB Sebut Jokowi dan DPR Semangat Memperkuat KPK
Alexander Marwata Bakal Tertibkan Wadah Pegawai KPK
VIDEO: Jokowi Minta Publik Kawal Revisi UU KPK

(mdk/rnd)